Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keunggulan Clean Ammonia, Sumber Energi Masa Depan Industri Pertanian

Kompas.com - 20/06/2023, 16:37 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

 

1. Memanfaatkan sumber energi terbarukan

Produksi dua jenis clean amonia telah menggunakan sumber energi terbarukan. Blue ammonia dibuat lewat proses konversi grey ammonia menggunakan blue hydrogen dari pemisahan molekul air menggunakan sumber energi fosil seperti gas alam atau batu bara.

Sedangkan green ammonia dibuat menggunakan green hydrogen lewat proses elektrolisis air menggunakan sumber energi terbarukan. Contohnya, tenaga surya, angin, atau panas bumi.

2. Proses produksinya rendah karbon

Proses pembuatan blue ammonia bisa menggunakan infrastruktur yang telah ada tanpa perlu perubahan yang signifikan karena sifatnya hampir sama seperti grey ammonia. Perbedaan produksi blue ammonia ada pada teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon yang memungkinkan adanya proses pemisahan produksi amonia dari emisi karbon.

Pupuk Kaltim melihat clean ammonia sebagai peluangDok. Pupuk Kaltim Pupuk Kaltim melihat clean ammonia sebagai peluang

Di lain hal, green ammoia diproduksi menggunakan sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik. Nantinya, listrik tersebut digunakan dalam proses elektrolisis air.

Baca juga: Simak, Manfaat Pupuk Urea untuk Tanaman

Dalam proses ini, listrik akan diarahkan untuk memisahkan molekul air menjadi hidrogen dan oksigen. Hidrogen yang dihasilkan akan bereaksi dengan nitrogen atmosfer untuk menghasilkan ammonia.

Dengan penggunaan energi terbarukan, proses produksi green ammonia tidak menghasilkan emisi karbon.

3. Menjadi tempat untuk menyimpan energi

Selain alasan lingkungan, clean ammonia juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan energi mulai dari hidrogen hingga listrik. Dengan demikian, penggunaan energi berbasis hidrogen menjadi lebih mudah karena hidrogen bisa disimpan dalam bentuk yang tidak mudah terbakar atau rentan rusak.

Selain itu, saat green ammonia dijadikan sebagai penyimpan listrik juga bisa diubah kembali menjadi listrik lewat proses pembakaran atau elektrokimia. Nantinya, proses ini akan menghasilkan energi yang digunakan.

Baca juga: 5 Efek Samping Pupuk Urea bagi Tanaman dan Lingkungan

Keunggulan tersebut membuat clean ammonia layak untuk dikembangkan. Pupuk Kaltim sebagai produsen pupuk Urea terbesar di Asia Tenggara, melihat hal ini sebagai peluang.

“Di PKT, tantangan bagi kami adalah bagaimana mengelola perusahaan untuk bisa tumbuh, namun pada saat bersamaan mengurangi karbonnya dan kedepannya harus lebih ramah lingkungan. Nah, PKT saat ini menempatkan dirinya sebagai pelopor transformasi hijau industri petrokimia berbasis gas alam di Indonesia. Menjadi perusahaan yang lebih ramah lingkungan tentunya tidak cukup. Tapi kami juga harus menjadi perusahaan yang lebih bertanggung jawab. Bertanggung jawab terhadap dampak sosialnya, maupun bertanggung jawab pada pengelolaannya,” terang Rahmad.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau