Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Cabai Merah Besar, Bisa Panen Berulang Kali

Kompas.com, 31 Juli 2023, 11:37 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Cabai merupakan komoditas penting di Indonesia. Bahkan, jenis cabai yang tumbuh di Indonesia sangat beragam, salah satu yang populer yaitu cabai merah besar.

Sesuai dengan namanya, jenis cabai ini memiliki ukuran besar. Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia pada ketinggian 0 sampai 100 meter di atas permukaan laut.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (31/7/2023), berikut ini cara menanam cabai merah besar dengan mudah.

Baca juga: Tips Sukses Menanam Cabai Besar Saat Musim Hujan

Pemilihan benih

Langkah awal yang perlu disiapkan sebelum menanam cabai yaitu menyiapkan benih yang akan ditanam. Di pasaran, ada banyak varietas cabai merah besar. Sebelum membeli benih, pastikan memilih varietas unggul yang pertumbuhannya baik dan sehat.

Ilustrasi cabai merah.FREEPIK/JCOMP Ilustrasi cabai merah.

Persemaian

Benih cabai bisa disemai dalam polybag berukuran 5 x 10 cm. Sementara itu, media semai yang digunakan yaitu campuran tanah, sekam, dan kompos (perbandingan 1:1:1).

Pupuk yang akan digunakan sebaiknya telah dicampurkan dengan glio 100 gram per 50 kg pupuk. Lalu, diamkan selama 1 minggu.

Benih yang akan ditanam juga sebaiknya direndam terlebih dahulu. Lalu, keringkan sampai proses dormansi selesai. Tanam benih dalam media semai, lalu tutup dengan media semai.

Baca juga: Tips Menyiapkan Bibit Cabai Besar yang Benar

Pengolahan lahan

Lahan yang akan ditanami cabai merah besar perlu diolah terlebih dahulu. Lalu, tambahkan pupuk kandang sebanyak pupuk dasar dan kapur dolomit apabila pH terlalu asam.

Buat bedengan dan siramkan pupuk organik cair untuk meningkatkan kesuburan tanah. Setelah itu, tutup bedengan dengan mulsa plastik.

Kemudian, buat lubang tanam dengan jarak 60 x 70 cm. Lalu, biarkan bedengan 1 hingga 2 minggu sebelum ditanami.

Ilustrasi cabai merah. SHUTTERSTOCK/SUPRAPTI ARJO DARSONO Ilustrasi cabai merah.

Penanaman

Cara menanam cabai merah besar cukup dengan meletakkan bibit pada lubang tanam yang sudah dibuat. Kemudian tutup lubang tanam dengan media tanam sembari dipadatkan agar bibit tidak mudah rebah.

Baca juga: Tahapan Budidaya Cabai Katokkon, Bisa Dipanen Berulang Kali

Perawatan

Perawatan tanaman cabai merah besar tidak berbeda dengan perawatan cabai lainnya. Pastikan cabai tidak kekeringan dan nutrisi tanaman terus tersedia.

Apabila terdapat serangan organisme pengganggu tanaman, segera lakukan pengendalian. Jika serangan mulai masif, lakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan pestisida.

Pemanenan

Tanaman cabai merah besar bisa dipanen setelah berumur 60 hingga 85 hari. Panen kedua dan berikutnya bisa dilakukan 1 hingga 3 hari kemudian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Varietas Tanaman
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
JIAT Rp 1,5 Miliar di Rote Ndao Layani 10 Hektar Lahan Pertanian
Varietas Tanaman
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau