Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Budidaya Jamur Tiram Pakai Bahan Bangunan Bekas

Kompas.com - 26/11/2023, 21:34 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi jamur tiram, budidaya jamur tiram. SHUTTERSTOCK/SARAN N Ilustrasi jamur tiram, budidaya jamur tiram.

Simpan baglog dengan teratur pada rak yang disudah disiapkan dan pastikan sudah disemprot dengan disinfektan.

Pelepasan kapas penutup baglog dilakukan apabila miselium sudah tumbuh merata pada media atau baglog, yang ditandai dengan warna putih serta tidak kelihatan serbuk gergaji kayu.

Baca juga: Cara Memperbanyak Jamur Trichoderma sp. dengan Mudah

Ini biasanya dilakukan empat sampai lima minggu sejak menyemaian baglog, namun sesuai dengan kondisi lingkungan daerah masing-masing.

Penorehan plastik baglog tahap pertama bisa dilakukan bersamaan saat pelepasan kapas penutup baglog. Torehlah pada bagian depan baglog sebanyak 4 lubang memanjang dengan menggunakan silet atau pisau yang sudah disterilkan dengan alkohol.

Batang tubuh buah jamur akan tumbuh pada lubang torehan. Penorehan berikutnya pada bagian tengah baglog pada umur delapan minggu dan penorehan ketiga pada umur 12 minggu.

Penorehan pada tahap ketiga ini bisa ditoreh sebanyak-banyaknya, namun jangan sampai fisik baglog rusak.

Baca juga: Simak, Ragam Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan

Ventilasi kumbung jamur ditutup apabila angin cukup kencang atau cuaca sangat panas. Pada kondisi seperti ini, penyiraman air bersih dengan cara penyemprotan sangat perlu dilakukan.

Usahakan penyemprotan memakai tangki bebas pestisida dengan posisi nosel berkabut.

5. Pengendalian hama 

Hama yang menyerang jamur tiram antara lain ulat, rayap dan lalat muring. Pengasapan di luar kumbung secara rutin dapat mencegah hama tersebut.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau