Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Varietas Buah Duku Unggulan di Indonesia, Apa Saja?

Kompas.com, 14 Agustus 2022, 22:21 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di Indonesia, duku termasuk buah yang mudah dijumpai karena tersebar di berbagai daerah. Duku memiliki rasa manis yang membuat banyak orang menyukai buah ini.

Mengutip dari buku Budidaya Duku, Minggu (14/8/2022), berikut beberapa varietas buah duku yang ada di Indonesia. 

Baca juga: Cara Stek Pohon Duku agar Cepat Tumbuh dan Berbuah

1. Duku palembang

Duku Palembang merupakan jenis duku yang tekenal. Sesuai dengan namanya, buah ini berasal dari Sumatera Selatan.

Keunggulan buah ini bisa dilihat dari kondisi fisiknya seperti berkulit tipis, halus, berwarna kuning langsat, dan getahnya sedikit. Daging buah duku Palembang berwarna benih, bijinya jarang, dan rasanya manis. 

Baca juga: Simak, Ini 4 Cara Memaksa Durian Cepat Berbuah

2. Duku matesih

Ilustrasi buah dukuSHUTTERSTOCK/artphotoclub Ilustrasi buah duku

Varietas buah duku selanjutnya adalah duku matesih yang berasal dari Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Karakteristik duku matesih adalah berkulit tipis dan tidak bergetah. Berbeda dengan duku palembang yang kulitnya halus, duku matesih terlihat kurang bersih.

Meski demikian, daging buah ini tetap berkualitas. Daging buah duku matesih berwarna putih, kesat, agak kenyal, mengandung banyak air, dan rasanya manis.

Ukuran buahnya juga cukup besar dengan diameter sekitar 10-11,5 sentimeter (cm). Dalam satu tahun, tanaman duku ini hanya berbuah sekali. 

Baca juga: Ingin Menanam Belimbing di Pekarangan Rumah? Begini Caranya

3. Duku sumber

Masih berasal dari wilayah Jawa Tengah, jenis duku lainnya adalah duku sumber. Tanaman ini berasal dari Kabupaten Kudus.

Buah duku sumber memiliki beberapa keunggulan seperti buahnya jerniah, rasanya manis,  aromanya wangi, serta hampir tidak berbiji. Kulit buahnya juga tipis dengan warna cokelat muda cerah. Diameter buah ini sekitar tujuh cm.

Baca juga: Tidak Sulit, Begini Cara Menanam Durian dari Biji

4. Duku kalijajar

Gambar buah dukuPixabay/mochawalk Gambar buah duku

Selanjutnya, varietas buah dulu adalah duku kalijajar. Varietas ini berasal dari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Kelebihan duku kalijajar yaitu buahnya lebat, ukurannya relatif besar, kulitnya tipis berwarna kuning cerah, daging buahnya manis, dan biji buahnya seikit.

Baca juga: Simak, Ini 4 Cara Memaksa Durian Cepat Berbuah 

5. Duku condet

Sesuai dengan namanya, duku condet berasal dari daerah Condet, DKI Jakarta. Duku condet termasuk varietas unggul yang terkenal di Indonesia.

Kualitas dan ukuran duku Condet sebenarnya belum bisa mengalahkan duku Palembang. Hanya saja, rasa duku ini tetap manis dan warnanya putih jenih dengan biji kecil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau