Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Memperbanyak Tanaman Porang

Kompas.com - 26/08/2022, 09:00 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Untuk memperbanyak bahan tanam secara cepat dapat digunakan potongan atau irisan bulbil dan umbi. Namun, jika irisan tersebut terlalu kecil, akan menyebabkan busuk dan tidak mampu bertunas.

2. Cara generatif

Tanaman porang dapat berkembang biak dengan biji. Pada umumnya akan berbunga pada umur 3 sampai 4 tahun.

Apabila sudah berbuah, maka dari setiap tongkol buah akan menghasilkan biji sebanyak 250 butir. Sebelum ditanam di lapangan, biji tersebut harus dicuci dengan tujuan untuk menghilangkan lendir.

Baca juga: Apa Itu Tanaman Porang?

Setelah bersih, biji-biji tersebut direndam dalam air dan dibuang biji-biji yang mengapung di permukaan air.

Semai terlebih dulu sebelum ditanam pada pesemaian dengan media pasir di tempat yang teduh.

Pertumbuhan vegetatif tanaman porang berlangsung selama musim penghujan, dan mengalami dormansi pada musim kemarau. Apabila tanaman telah tua atau masak, daun dan batang tanaman menjadi kering dan mati.

Di Jawa, dari bibit yang ditanam pada awal musim hujan, yakni sekitar bulan November, tumbuh satu batang helai daun yang terus berkembang dengan memanfaatkan persediaan makanan dari umbi yang digunakan sebagai bibit. Selama musim hujan tumbuh umbi baru yang lebih besar dibandingkan bibit awal.

Baca juga: Pabrik Pengolahan Porang Jadi Beras Akan Dibangun di Madiun, Produksi 8 Ton Sehari

Pada awal kemarau (Mei sampai Juni), daun mengering dan mati dan umbi memasuki masa dormansi hingga 5 sampai 6 bulan. Hingga pada bulan November, umbi tumbuh kembali memasuki siklus pertumbuhan kedua.

Pada umur 3 sampai 4 tahun, pertumbuhan umbi sudah cukup besar, yakni 2 hingga 3 kg, muncul bunga (tidak lagi daun), di mana pada bulan Mei bijinya telah masak namun masih dormansi selama 5 sampai 6 bulan hingga pada awal November biji tersebut siap disemai.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau