Ilustrasi hama ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman. Hama tanaman terong selanjutnya yaitu ulat grayak (Spodoptera litura). Ulat grayak sangat merusak tanaman, daun yang dimakan oleh ulat grayak akan berlubang - lubang sehingga menganggu proses fotosintesis.
Jika tidak dikendalikan, pertumbuhan tanaman terong tidak normal, karena proses pembuatan makanan terganggu.
Baca juga: 5 Tips Menanam Terong Hingga Berbuah
Ulat buah juga termasuk hama yang menyerang tanaman terong. Jika tidak dikendalikan, hama ini bisa memakan bakal buah atau buah yang sudah siap panen. Tentu saja serangan tersebut dapat membuat kualitas dan kuantitas buah terong menurun.
Itulah beberapa hama tanaman terong yang sering dijumpai dan menyebabkan kerugian. Untuk menghindari serangan hama-hama tersebut, lakukanlah teknik budi daya dan perawatan semaksimal mungkin.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan >ini. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.