Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Kacang Panjang, Bisa Panen Setiap Minggu

Kompas.com, 3 Oktober 2022, 14:59 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMAS.com - Kacang panjang merupakan salah satu sayuran yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Kacang panjang banyak diolah menjadi beberapa menu masakan atau olahan sayur. 

Tak heran, banyak petani menanam kacang panjang karena memiliki daya minat cukup tinggi. Pohon kacang panjang sangat cocok dibudidayakan pada tanah regosol, latosol, dan aluvial.

Dilansir dari Pusbalitbang Hortikultura, Senin (3/10/2022), berikut tahapan budi daya pohon kacang panjang agar hasil panennya maksimal.

Baca juga: Cara Menanam Kacang Panjang agar Tumbuh Subur

Pemilihan benih

Tanaman kacang panjangWikimedia Commons/Dinesh Valke Tanaman kacang panjang

Varietas kacang panjang cukup beragam. Pilihlah varietas unggul agar tanaman tumbuh optimal dan panennya maksimal.

Setelah itu, siapkan benih yang akan ditanam. Pastikan benih kacang panjang bebas hama serta penyakit.

Penanaman

Lahan yang akan digunakan untuk menanam kacang panjang sebaiknya diolah terlebih dahulu sampai gembur. Setelah itu, buat bedengan dengan lebar 120-150 sentimeter dan lubang tanam sedalam tiga sampai lima sentimeter.

Dalam satu bedengan, Anda dapat membuat dua baris tanaman dengan jarak tanam 70 x 30 cm. Setiap lubang tanam diisi dua sampai tiga benih kacang hijau, kemudian ditutup tipis dengan tanah.

Baca juga: Pedoman Budidaya Kacang Tanah yang Mudah Dilakukan

Pengapuran

Jika lahan yang digunakan terlalu asam, lahan perlu diberi kapur dolomit agar pH tanah sesuai dengan syarat tumbuh kacang panjang. Pengapuran dapat dilakukan tiga sampai empat minggu sebelum tanam atau saat pengolahan lahan.

Pemupukan

Selain pengapuran, pohon kacang panjang juga perlu dipupuk. Jenis pupuk yang dapat diberikan adalah pupuk kandang, TSP, KCl, dan Urea.

Pemupukan dapat ditambahkan pada lubang tanam tiga hari sebelum penanaman. Setelah itu, beri juga pupuk susulan Urea tiga minggu setelah tanam.

Baca juga: Cara Budidaya Kacang Hijau di Sawah

Pemeliharaan

kacang panjangPixabay/Nandalal_Sarkar kacang panjang

Tanaman perlu dipelihara dengan penyiraman rutin sampai benih tumbuh. Setelah tanaman tumbuh setinggi dua meter, pasang ajir agar tidak roboh.

Selain itu, perlu juga dilakukan pembumbunan dan penyiangan atau pengendalian gulma.

Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian hama dan penyakit bisa dilakukan secara terpadu dengan memadukan pengendalian mekanis, kultur teknis, biologi, dan kimiawi.

Pengendalian kimiawi hanya dilakukan apabila serangan hama dan penyakit sudah melebihi ambang batang ekonomi.

Baca juga: Mudah, Ini Cara Menanam Kacang Hijau dengan Kapas di Rumah

Panen

Pohon kacang panjang bisa dipanen saat berumur 50-60 hari setelah tanam. Pemanenan dapat dilakukan setiap minggu selama satu sampai dua bulan.

Panen kacang panjang sebaiknya jangan terlambat karena bisa menyebabkan polong berserat dan liat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau