Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini Cara Menanam Pare agar Berbuah Banyak

Kompas.com - 24/10/2022, 21:13 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pare merupakan tanaman sayur yang tumbuh menjalar dan merambat. Pare merupakan sayuran yang populer dan memiliki rasa pahit.

Pare juga mengandung berbagai vitamin yang baik untuk kesehatan serta termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan, asalkan syarat tumbuhnya terpenuhi.

Baca juga: Simak, Ini 5 Cara Menanam Terong Ungu

Tanaman pare menginginkan tanah yang gembur, pH normal antara 5-6, dan mengandung banyak unsur hara. Selain itu, tanaman pare sangat baik ditanam ketika awal musim hujan.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (24/10/2022), berikut cara menanam pare agar berbuah banyak. 

Persiapan benih

Ilustrasi sayur parePixabay/Paresh85 Ilustrasi sayur pare

Persiapan benih dilakukan untuk mendapatkan tanaman pare yang pertumbuhannya baik dan produktivitasnya maksimal. Maka itu, sebelum menanam pare, pastikan membeli benih yang bersertifikat dan berasal dari varietas unggul.

Selain memilih benih, Anda juga perlu melakukan perlakuan khusus agar benih cepat tumbuh. Berikut beberapa langkah perlakuan benih pare sebelum menanamnya. 

Baca juga: Cara Menanam Terong Bulat Organik

1 Potong kulit luar di pangkal benih, kemudian rendam dalam larutan fungisida selama 10 menit.

2. Sebar benih yang sudah direndam di atas handuk atau kertas merang, kemudian tutup.

3. Benih mulai muncul radikula dua sampai tiga benih, lalu pindahkan benih ke dalam polybag kecil atau tray semai sampai bibit muncul daun.

Persiapan tanam

Sebelum bibit dipindah tanam, lahan yang akan digunakan untuk menanam pare diolah terlebih dahulu. Setelah itu, buat guludan dan lubang tanam. 

Baca juga: 5 Penyakit pada Tanaman Terong yang Merugikan

 

Pindah tanam

Langkah selanjutnya adalah mulai penanaman. Cara menanam pare cukup mudah. Anda hanya perlu meletakan bibit pada lubang tanam, kemudian tutup lubang tanam dengan tanah sembari dipadatkan.

Ilustrasi tanaman pare, buah pare. SHUTTERSTOCK/JEEP2499 Ilustrasi tanaman pare, buah pare.

Perawatan tanaman

Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, perawatan tanaman perlu dilakukan. Adapun beberapa perawatan tanaman yang diperlukan seperti berikut:

1. Lakukan penyiraman saat guludan kering. Penyiraman bisa dilakukan pada pagi dan sore hari.

2. Lakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak normal. 

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Terong Ungu di Media Polybag

3. Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar guludan.

4. Lakukan pemasangan ajir untuk menopang tanaman dan sebagai tempat rambatan.

5. Lakukan pemupuka untuk menyediakan unsur hara yang diperlukan tanaman.

6. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan untuk menekan populasi organisme pengganggu tanaman.

Baca juga: Cara Menanam Labu Siam agar Subur dan Panen Setiap Minggu

Pemanenan

Tanaman pare biasanya dipanen saat berumur 40-50 hari setelah tanam. Pemanenan berikutnya bisa dilakukan setiap dua sampai empat hari sekali. Cara memanennya dengan memetik buah yang sudah cukup umur.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau