Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Kaktus, Tanaman Hias yang Minim Perawatan

Kompas.com, 12 November 2022, 13:31 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu terakhir, popularitas kaktus mulai meningkat. Hal tersebut dikarenakan banyaknya orang yang menjadikan kaktus sebagai tanaman hias.

Potensi pasar yang besar membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakan tanaman berduri ini. Lantas, bagaimana cara menanam kaktus yang benar? Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (12/11/2022), berikut penjelasan selengkapnya.

Menyiapkan bibit kaktus

Langkah awal dalam budidaya kaktus yaitu menyiapkan bibit. carilah bibit yang kualitasnya unggul, tidak cacat, batang tidak memar, dan mempunyai duri yang sempurna.
Jika Anda menggunakan bibit dari batang tanaman induk, maka pastikan tanaman induk sudah cukup umur dan pertumbuhannya baik.

Baca juga: Cara Menanam Kaktus untuk Tanaman Hiasan di Rumah

Ilustrasi tanaman kaktus mini.UNSPLASH/STEPHANIE HARVEY Ilustrasi tanaman kaktus mini.

Menyiapkan media tanam

Pertumbuhan tanaman hias sangat dipengaruhi oleh media tanam yang digunakan. Gunakanlah media tanam dari tanah berpasir, kompos, dan arang sekam yang dicampur dengan perbandingan 1:1:1.

Hindari media tanam dari tanah merah atau tanah liat. Pasalnya, tanah tersebut mempunyai daya ikat air tinggi yang dapat menyebabkan kaktus lebih cepat busuk.

Cara menanam bibit kaktus

Media tanam yang sudah disiapkan bisa dimasukkan dalam pot tanam. Setelah itu, buat lubang tanam dan letakkan bibit kaktus kemudian tutup lubang tanam dengan media tanam tersebut.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Menanam Bunga Krisan di Halaman Rumah

Perawatan tanaman

Kaktus sebenarnya tanaman yang minim perawatan. Meskipun demikian, agar tanaman hias ini tumbuh dengan baik, maka pemeliharaan tetap perlu dilakukan.

Ilustrasi tanaman kaktus bulan (Gymnocalycium mihanovichii).PIXABAY/JASON GOH Ilustrasi tanaman kaktus bulan (Gymnocalycium mihanovichii).

Perawatan tanaman yang diperlukan yaitu penyiraman. Kegiatan ini dilakukan setiap seminggu sekali atau saat media tanam mulai kering.

Selain penyiraman, perawatan lainnya yaitu mengganti pot dan media tanam setidaknya setiap setahun sekali. Sementara itu, penempatan tanaman ini disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

Jika tanaman kaktus memerlukan pencahayaan yang maksimal, maka letakkan pot berisi tanaman kaktus pada tempat yang terang, begitupun sebaliknya.

Baca juga: Simak, Begini Cara Menanam Bunga Aster

Itulah beberapa langkah dalam menanam kaktus yang benar. Agar menghasilkan tanaman hias yang cantik, maka penanaman dan perawatan harus dilakukan dengan maksimal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Varietas Tanaman
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
China Ingin Swasembada Durian
China Ingin Swasembada Durian
Varietas Tanaman
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Varietas Tanaman
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Varietas Tanaman
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau