Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Mangga di dalam Pot, Solusi untuk Lahan Sempit

Kompas.com, 23 November 2022, 15:57 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanam buah dalam pot atau tabulampot adalah salah satu cara menanam buah-buahan di lahan sempit. Salah satu jenis tanaman buah yang bisa dibudidayakan dengan sistem ini yaitu buah mangga.

Beberapa jenis mangga yang bisa ditanam dalam pot, antara lain; mangga chokanan, namdokmai, modenko, manalagi, harum manis, dan lain sebagainya. Cara menanam mangga tabulampot tidak sulit. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (23/11/2022), berikut penjelasannya.

Baca juga: Cara Menanam Mangga yang Benar agar Berbuah Banyak

Pemilihan bibit

Ilustrasi bibit manggaPixabay/najibzamri Ilustrasi bibit mangga
Agar tanaman buah dalam pot cepat berbuah, maka sebaiknya pilih bibit dari perbanyakan vegetatif dengan umur sekitar 1,5 sampai 2 tahun. Usahakan bibit berukuran besar dengan diameter batang utama sekitar 4 sampai 5 cm.

Bentuk tajuk yang seimbang dengan cabang dan ranting yang kokoh juga menjadi ciri bibit berkualitas. Kondisi tersebut membuat batang tanaman cukup kuat untuk menuangga ranting dan cabang saat berbuah.

Menyiapkan media tanam

Media tanam yang sesuai untuk pertumbuhan pohon mangga yaitu media tanam yang remah, gembur, dan kaya hara. Media tanaman tersebut harus bebas dari hama maupun patogen, sehingga tanaman bisa tumbuh dengan sehat.

Baca juga: Cara Memperbanyak Buah Mangga dengan Mudah

Media tanam yang digunakan bisa berasal dari campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, dan arang sekam. Ketiga bahan tersebut dicampur dengan perbandingan 2:1:1.

Menyiapkan pot penanaman

Pot yang digunakan untuk menanam mangga sebaiknya pot yang ringan, tidak mudah pecah, berbentuk normal, dan serasi dengan tanaman yang akan ditanam. Selain itu, pastikan juga pot yang digunakan memiliki kaki.

Pot tersebut bisa berasal dari bahan plastik tahan pecak, semen, drum, atau kayu. Pastikan bagian bawah pot sudah diberi luabng sebanyak 4 sampai 6 lubang. Tujuannya agar drainase dan aerasinya lancar.

ilustrasi bibit mangga di tanam dalam potPixabay/patt ilustrasi bibit mangga di tanam dalam pot

Penanaman bibit

Cara menanam mangga di dalam pot di awali dengan mengisi serutan gergaji atau pecahan batu bata di dasar pot. Setelah itu, masukkan media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya.

Kemudian, letakkan bibit mangga di tengah-tengah pot. Isi ruang kosong di sekitar bibit dengan media tanam. Lalu, siram media tanam dengan air secukupnya.

Baca juga: Cara Merawat Pohon Mangga agar Berbuah Lebat

Perawatan tanaman

Supaya tanaman buah dalam pot cepat berbuah, maka perawatan tanaman harus dilakukan dengan maksimal. Berikut beberapa kegiatan pemeliharaan tanaman yang diperlukan, seperti berikut:

  • Penyiraman: dilakukan secara rutin terutama saat musim kemarau.
  • Pemupukan: tambahkan pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 30 g/pot. Interval pemupukan dilakukan setiap sebulan sekali.
  • Pemangkasan: berguna untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
  • Penyungkupan bunga: bertujuan agar bunga tidak rontok saat terkena air hujan.
  • Pengendalian hama dan penyakit: dilakukan dengan menyemprotkan pestisida sesuai anjuran.

Panen

Tanaman mangga hasil perbanyakan vegetatif biasanya bisa dipanen saat berumur 3 sampai 4 tahun. Cara panennya yaitu dengan memetik buah yang sudah tua.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
Varietas Tanaman
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau