Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Jenis Melon yang Dibudidayakan di Indonesia, Apa Saja?

Kompas.com, 6 Desember 2022, 10:04 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Melon adalah tanaman buah semusim yang berasal dari Lembar Persia, Mediterania. Tanaman buah ini juga banyak tumbuh di Indonesia.

Di Indonesia, varietas atau jenis melon sangat beragam. Jenis melon yang ditanam di Indonesia biasanya berasal dari jenis melon hibrida.

Dikutip dari buku Budi Daya Melon, Selasa (6/12/2022), berikut jenis-jenis melon hibrida yang banyak dibudidayakan di Indonesia.

Baca juga: Tidak Sulit, Begini Cara Menanam Melon agar Buahnya Besar

1. Sky rocket

Varietas sky rocket adalah melon yang berasal dari Jerman atau Taiwan. Buah melon ini memiliki bentuk bulat, kulit tebal, permukaan kulit berwarna hijau dan bersisik seperti jaring berwarna kelabu.

Ilustrasi pohon melon, menanam melon, cara menanam melon.SHUTTERSTOCK/APM STOCK Ilustrasi pohon melon, menanam melon, cara menanam melon.

Sementara itu, sky rocket memiliki daging buah berwarna kuning kehijauan dengan rasa manis. Tanaman melon ini bisa dipanen saat berumur 65 hari setelah tanam.

Umur panen melon ini sangat dipengaruhi oleh ketinggian tempat. Semakin tinggi tempat budidayanya, semakin lama umur panennya.

2. Select rocket

Jenis melon lainnya yaitu select rocket. Tanaman melon ini sebenarnya berasal dari jenis sky rocket, akan tetapi dikemas ulang di Selandia Baru.

Baca juga: Tidak Sulit, Begini Cara Menanam Melon dalam Pot agar Buahnya Besar

3. Jade dew

Melon jade dew memiliki bentuk bulat dengan berat mencapai 2 kg. Permukaan kulit ini semi berjaring dan berwarna putih kehijauan.

Daging buahnya berwarna kuning susu, tekstur renyah, dan rasanya manis. Keunggulan lain varietas melon ini yaitu tahan terhadap penyakit embun tepung dan virus.

4. Honey dew

Jenis melon lainnya yang banyak tumbuh di Indonesia yaitu honey dew. Buah melon ini memiliki bentuk bulat dengan bobot mencapai 2 kg.

Permukaan kulit buah ini berwarna hijau keputihan dan halus tanpa jala. Melon ini memiliki biji yang relatif sedikit.

Ilustrasi pohon melon, menanam melon, cara menanam melon.SHUTTERSTOCK/BACKGROUND ALL Ilustrasi pohon melon, menanam melon, cara menanam melon.

Rasa daging buahnya manis dan teksturnya lembut. Buah melon ini bisa disimpan dalam waktu cukup lama karena kulitnya relatif tebal.

5. Autumn sweet

Autumn sweet merupakan buah melon dengan bentuk bulat penuh dan beratnya mencapai 1.3 kg. Permukaan kulit buah ini berwarna kuning dan bertekstur seperti jaring.

Baca juga: Cara Menanam Melon Kuning agar Berbuah Banyak dan Menguntungkan

Warna daging buah melon autumn sweet putih hingga jingga cerah. Rasa buahnya manis dengan tekstur mepuk berair. Melon jenis ini sangat cocok ditanam di daerah kering.

6. Golden prize

Varietas melon lainnya yang sering dijumpai yaitu golden prize. Buah melon ini memiliki bentuk bulat agak lonjong.

Permukaan buah ini kasar dengan warna kuning. Daging buahnya berwarna jingga cerah, rasa manis, dan teksturnya lembut. Kulit buah ini tebal dan bisa disimpan lama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau