Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyakit Busuk Akar Pohon Pepaya: Penyebab dan Cara Mengendalikannya

Kompas.com - 15/12/2022, 18:15 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pepaya adalah salah satu buah populer yang banyak dikonsumsi masyarakat. Tanaman pepaya pun mudah untuk tumbuh dan dirawat, sehingga banyak orang menanam pohon pepaya di kebun maupun pekarangan rumah.

Meskipun mudah dirawat, Anda juga perlu mengetahui penyakit tanaman pepaya. Salah satunya adalah penyakit busuk akar pohon pepaya.

Nah, apa penyebab penyakit busuk akar, gejalanya, dan cara mengendalikannya? Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Kamis (15/12/2022), berikut penjelasannya.

Baca juga: Cara Membuat Nutrisi untuk Tanaman Selada Pakai Pepaya Busuk

Tanaman pepayaPixabay/Falco Tanaman pepaya

Penyebab dan gejala penyakit busuk akar tanaman pepaya

Penyakit busuk akar pohon pepaya disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora (But.I.) Butl.,pythium spp. Adapun gejala-gejala penyakit busuk akar pohon pepaya adalah sebagai berikut.

Pertama, daun bawah layu, menguning dan menggantung di sekitar batang. Kemudian, daun yang agak muda juga akan menunjukkan gejala yang sama, sehingga tanaman hanya mempunyai sedikit daun kecil di pucuknya.

Pada akhirnya pohon pepaya akan mati. Adapun jika digali, terlihat akar lateral membusuk menjadi basah berwarna coklat tua, lunak dan seringkali berbau tidak enak.

Serangan yang parah akan dapat merusak akar tunggang sampai pangkal batang.

Baca juga: Panduan Pupuk untuk Tanaman Pepaya California

Jamur ini juga menyerang tanaman dalam pembibitan yang dikenal dengan penyakit semai damping off, yang terjadi ketika kelembapan tinggi, suhu udara panas, apalagi ketika semai di tanah dengan jarak tanam yang rapat.

Serangan pada buah dimulai dari dalam tangkai yang ditandai dengan adanya miselium berwarna putih seperti beludru.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau