Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Buah Durian untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

Kompas.com, 7 Februari 2023, 15:56 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Durian adalah salah satu buah favorit di Indonesia. Bagi sebagian orang, durian adalah buah yang tidak ada duanya, aromanya khas dan rasanya lezat.

Namun demikian, ada juga orang yang tidak menyukai buah durian karena aromanya dianggap menyengat dan membuat mual.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Selasa (7/2/2023), ada beberapa kriteria buah durian unggul, antara lain sebagai berikut.

Baca juga: Cara Grafting Durian agar Menghasilkan Bibit Unggul

Ilustrasi buah durian. SHUTTERSTOCK/AYAH NAREN Ilustrasi buah durian.

  • Penampilannya menarik.
  • Durinya besar dan berbentuk piramida.
  • Bentuk buah elips dan beraturan, serta tidak memiliki belimbingan, kalaupun ada hanya samar-samar.
  • Tangkai buah relatif pendek.
  • Daging buah berserat halus, pulen, kering, dan warnanya kuning madu (warna tembaga), tebal, dan manis.
  • Pohon durian unggul biasanya bertajuk teratur atau indah, seperti piramida atau payung.
  • Cabangnya banyak dan tumbuh beraturan.
  • Produktivitas pohon tinggi dan tahan terhadap gangguan hama dan penyakit.

Baca juga: Tips Memaksa Durian Berbuah di Luar Musim

Manfaat buah durian untuk kesehatan

Mengonsumsi buah durian pun memiliki banyak manfaat. Berikut beberapa manfaat buah durian untuk kesehatan antara lain sebagai berikut.

1. Mencegah dan mengatasi sembelit

Durian kaya akan serat, yakni mengandung serat sekitar 37 persen. Serat adalah nutrisi penting yang dapat menyerap air dan memperlancar jalannya makanan menuju sistem pencernaan sehingga membantu kelancaran buang air besar secara teratur.

Ilustrasi durian, buah durian. WIKIMEDIA COMMONS/KALAI Ilustrasi durian, buah durian.

2. Membantu mencegah anemia

Anemia tidak hanya selalu disebabkan kekurangan zat besi dalam tubuh. Kekurangan folat juga dapat menyebabkan penyakit anemia pernisiosa.

Folat atau vitamin B9 diperlukan untuk memproduksi sel darah merah. Buah durian adalah salah satu sumber vitamin B9, yakni mengandung 22 persen folat.

Baca juga: Simak, Cara Sambung Pucuk Durian Anti Gagal

3. Meningkatkan kesehatan kulit

Buah durian mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yakni 80 persen. Vitamin C adalah faktor penting dalam membuat kolagen, protein penting yang ditemukan dalam pembuluh darah, ligamen, tendon, tulang, dan kulit.

Ilustrasi buah durian yang matang sempurnaUNSPLASH/JIM TEO Ilustrasi buah durian yang matang sempurna

Vitamin C berperan besar dalam penyembuhan luka dan menjaga kesehatan kulit.

4. Membantu menjaga kesehatan tulang

Durian juga kaya akan kalium, yakni sekitar 30 persen. Terkait kesehatan tulang, kebanyakan orang akan fokus pada kalsium.

Namun demikian, kalium juga merupakan nutrisi yang penting untuk tulang, sehingga mengonsumsi buah durian akan memberikan manfaat bagi kesehatan tulang.

Baca juga: Tips Agar Bunga Durian Tidak Rontok, Bagaimana Caranya?

5. Mengatur kadar gula dalam darah

Buah durian dapat membantu mengatur kadar gula dalam darah, berkat kadar mangan di dalamnya. Buah durian mengandung sekitar 39 persen mangan.

Ilustrasi durian, buah durian.PIXABAY/NAJIB ZAMRI Ilustrasi durian, buah durian.

6. Membantu menjaga fungsi tiroid

Buah durian adalah salah satu sumber tembaga untuk tubuh, yakni mengandung sekitar 25 persen tembaga. Berbicara tentang kelenjar tiroid, yodium mungkin satu-satunya nutrisi yang sering dikaitkan terhadapnya.

Namun, zat tembaga juga berperan dalam metabolisme tiroid, terutama dalam hal produksi dan penyerapan hormon.

Kelenjar tiroid berfungsi dalam mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon yang lain, membuat protein, dan mengatur kecepatan tubuh dalam membakar energi.

Baca juga: Catat, Ini Hama Tanaman Durian dan Cara Pengendaliannya

Mengonsumsi buah durian akan bermanfaat dalam menjaga fungsi kelenjar tiroid.

Ilustrasi buah durian, pohon durian.WIKIMEDIA COMMONS/BERNARDUS T NADEAK Ilustrasi buah durian, pohon durian.

7. Mendorong nafsu makan

Buah durian juga kaya dengan tiamin, yakni sekitar 61 persen. Tiamin adalah vitamin B
yang berperan dalam mendorong nafsu makan serta membantu memproduksi asam klorida dalam perut untuk membantu pencernaan makanan.

8. Membantu meredakan migrain

Buah durian mengandung 29 persen riboflavin, vitamin yang dapat membantu meringankan sakit kepala akibat migrain.

9. Membantu mencegah depresi

Durian mengandung vitamin B6 sebanyak 38 persen. Kurangnya vitamin B6 dalam tubuh dapat menyebabkan depresi.

Baca juga: 5 Tips Agar Pohon Durian Berbuah Lebat

Durian kentang memiliki rasa manis, sedikit pahit, gurih dan kenyal menjadikan penggemar durian menyukai rasanya.KOMPAS.COM/SUKOCO Durian kentang memiliki rasa manis, sedikit pahit, gurih dan kenyal menjadikan penggemar durian menyukai rasanya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pasien yang mengalami depresi cenderung memiliki kadar vitamin B6 yang rendah di dalam tubuh.

Vitamin B6 adalah nutrisi yang penting dalam memproduksi serotonin, zat kimia neorotransmitter yang mempengaruhi suasana hati.

10. Berperan dalam pembentukan tulang dan gigi

Fosfor merupakan salah satu nutrisi yang terkandung di dalam buah durian. Walaupun kalsium adalah nutrisi yang paling terkenal untuk kesehatan tulang, kalsium tidak bisa melakukan proses pembentukan tulang dan gigi tanpa fosfor.

Ilustrasi durian. Shutterstock/kwanchai.c Ilustrasi durian.

Efek samping mengonsumsi buah durian

Meskipun buah durian memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, Anda perlu mengonsumsi dengan hati-hati. Sebab, dalam buah durian juga ditemukan senyawa alkohol seperti ethanol, methanol, dan ethyl metacrylate, serta berbagai senyawa sulfur.

Baca juga: Cara Pemupukan Durian Musang King supaya Buahnya Banyak

Dampak buruk alkohol bagi tubuh antara lain meningkatkan tekanan darah. Jadi, jika Anda adalah pengidap hipertensi dan penyakit penyertanya seperti jantung koroner, stroke, atau gangguan ginjal, mengonsumsi durian secara berlebihan bisa berdampak buruk terhadap penyakit yang dideritanya.

Dengan demikian, disarankan sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter
sebelum mengonsumsi buah durian.

Selanjutnya, dikatakan bahwa kandungan lemak dan glukosa dalam buah durian juga cukup tinggi. Lemak dalam buah sebetulnya merupakan lemak tidak jenuh, non kolesterol.

Ilustrasi tanaman durianShutterstock/ME Image Ilustrasi tanaman durian

Pada kondisi buah yang sangat matang, glukosa akan berubah menjadi alkohol. Alkohol dan glukosa tinggi inilah yang dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah.

Baca juga: Catat, Inilah Ciri-ciri Durian Siap Panen

Dengan demikian, pengidap penyakit diabetes atau kencing manis perlu berhati-hati untuk mengonsumsi buah durian.

Kandungan kalori yang tinggi dalam durian menyebabkan pembakaran yang berlebihan dalam tubuh bila dikonsumsi berlebihan. Ini akan menimbulkan manifestasi terasa panas dalam tubuh.

Kandungan durian yang terutama perlu diwaspadai adalah kalorinya. Setiap 100 gram durian memiliki kalori sekitar 120 sampai 180 kalori.

Satu durian dengan daging buah seberat 500 gram mengandung 600 sampai 900 kalori. Bila Anda memakan empat buah durian, misalnya, maka tubuh akan mendapatkan ledakan energi instan sebesar 2.400 sampai 3.600 kalori, jauh melebihi kebutuhan harian rata-rata.

Baca juga: Bagaimana Cara Menanam Durian dari Biji? Begini Penjelasannya

Oleh karena itu, bila Anda memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, sehingga harus berhati-hati bila mengonsumsi durian. Wanita hamil juga sebaiknya tidak memakan durian.

Namun, bagi Anda penggemar durian tidak usah khawatir akan bahaya mengonsumsi durian asalkan dapat mengontrol dan membatasi pola konsumsi sesuai dengan kondisi fisik.

Disarankan tidak mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol, tape, dan kopi, karena dapat berdampak buruk terhadap tekanan darah. Sebaliknya banyak minum air putih setelah
mengonsumsi durian.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
Varietas Tanaman
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau