Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Menyimpan Strawberry agar Tahan Lama

Kompas.com, 29 April 2023, 06:53 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Strawberry memiliki rasa yang manis, asam dan segar yang membuatnya menjadi salah satu primadona dari jenis buah berry. Warnanya yang merah serta aromanya yang khas, membuat siapapun dapat mengenali buah satu ini.

Buah strawberry tetap nikmat dikonsumsi dengan cara apapun. Walaupun buahnya terbilang cukup kecil, akan tetapi memiliki kandungan yang besar seperti vitamin C, asam folat, B9, dan potasium.

Rasanya yang enak dengan segudang manfaat, membuat banyak orang membeli untuk dikonsumsi setiap hari. Namun strawberry memiliki daya simpan yang cukup pendek.

Baca juga: Cara Memilih Strawberry untuk Diolah Menjadi Selai

Cara menyimpan strawberry yang tidak benar, dapat membuatnya busuk dan tidak layak makan. Maka dari itu penting untuk mengetahui cara menyimpan strawberry yang benar. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Pilih strawberry terbaik

Buah strawberry memiliki daging buah yang lunak, sehingga mudah rusak. Oleh karena itu, sebelum melakukan penyimpanan, pilihlah strawberry yang masih baik.

buah stroberi
UNSPLASH/SOROUSH KARIMI buah stroberi

Ciri strawberry berkualitas baik yaitu buahnya segar, tidak terdapat luka, tidak busuk, dan warnanya masih terang.

2. Tidak perlu dicuci

Pencucian buah strawberry sebaiknya dihindari. Pada saat proses pencucian, kemungkinan buah akan terluka cukup besar, sehingga akan menyebabkan buah strawberry menjadi busuk.

Jika kondisi buah yang dibeli cukup kotor, cukup rendam menggunakan air selama 5 sampai 10 menit.

Baca juga: Cara Menanam Strawberry Vertikultur, Cocok untuk Lahan Sempit

3. Keringkan menggunakan tisu

Buah strawberry yang dibeli biasanya basah karena proses penguapan di dalam kemasan. Ketika akan disimpan, keringkan terlebih dahulu menggunakan tisu. Buah yang basah membuat kondisi lembab yang sangat disukai oleh jamur, sehingga buat bisa cepat rusak.

4. Masukan dalam tempat yang memiliki ventilasi

Cara menyimpan strawberry perlu memperhatikan tempat yang digunakan. Wadah dari styrofoam yang empuk sangat cocok untuk menghindari memar dan benturan buah. Buatlah lubang ventilasi pada styrofoam, supaya udara tetap dari keluar masuk dengan lancar.

Ilustrasi strawberry beku, membekukan strawberry. SHUTTERSTOCK/AHANOV MICHAEL Ilustrasi strawberry beku, membekukan strawberry.

5. Dibekukan pada freezer

Buah strawberry dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama, bahkan sampai berbulan-bulan dengan cara dibekukan. Kandungan air pada buah strawberry yang cukup tinggi, membuat buah strawberry seperti es batu ketika dimasukan ke dalam freezer. Selamat suhu dingin tetap terjaga dan tidak mencair, strawberry tetap akan bertahan lama.

Baca juga: Cara Merawat Tanaman Strawberry agar Hasil Panennya Maksimal

6. Dibuat produk olahan

Penyimpanan terakhir yang dapat dilakukan yaitu dengan menjadikannya sebagai produk olahan. Produk olahan yang dibuat, sebisa mungkin tidak mengurangi rasa asli dan kandungan nutrisi didalamnya.

Olahan yang dapat dibuat seperti keripik strawberry dan selai strawberry. Selain rasanya yang nikmat, daya simpan produk olahan ini juga cukup panjang.

Demikianlah penjelasan mengenai cara menyimpan strawberry. Lakukan penyimpanan dengan benar agar buat strawberry bisa tahan lama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau