Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Kesemek agar Tumbuh dengan Baik

Kompas.com - 10/05/2023, 09:43 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

2. Persiapan bibit

Persiapan bibit sebaiknya dilakukan 1 tahun sebelum penanaman. Bibit terbaik kesemek berasal dari metode vegetatif atau stek. Cara stek kesemek, seperti berikut:

  • Pilih dahan yang berasal dari pohon indukan minimal berusia 1 tahun. Potong batang sepanjang 5 sampai 6 inci dari dahan yang Anda pilih.
  • Buang semua bunga dan daun yang tersisa.
  • Celupkan ujung batang pada cairan perangsang akar, lalu masukkan setengah bagian ke dalam pot yang berisi media tanam.
  • Siram media tanam sampai basah, kemudian tutup bagian atas batang dengan plastik bening.
  • Letakkan di tempat sejuk namun mendapatkan sinar matahari cukup.

Buah kesemek di pohonPixabay/anykeep Buah kesemek di pohon

3. Penanaman

Setelah berusia satu tahun, bibit kesemek siap untuk dipindahkan ke lahan. Keluarkan bibit dari polybag, tanam bibit kesemek di lubang tanam yang sudah disiapkan, pasang waring atau jaring pertanian di atas lahan agar bibit tidak terkena sinar matahari langsung. Kemudian tutup dengan sisa media tanam dan padatkan. Siram dengan air secukupnya.

Baca juga: Cara Menanam Markisa yang Benar dari Persiapan Benih sampai Panen

4. Penyiraman

Penyiraman pohon kesemek dilakukan secara rutin pada tanaman yang muda sebanyak 2 sampai 3 kali per minggu untuk mencegah risiko stres akibat kekeringan. Pada daerah yang cenderung kering, tanaman kesemek membutuhkan sekitar 600 sampai 1.000 liter air per pohon setiap minggu.

Namun jangan sampai lahan tergenang air karena akan menyebabkan stres pada tanaman. Sebaiknya buat saluran irigasi yang baik di sekitar lahan agar air bisa mengalir dengan baik.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau