Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis Tanaman yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah

Kompas.com, 10 Mei 2023, 14:04 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekarangan adalah area lahan yang dekat dengan bangunan. Misalnya lahan di dekat rumah yang kemudian disebut dengan pekarangan rumah.

Biasanya, pekarangan rumah merupakan lahan sisa bangunan sehingga tidak terlalu luas dan seringkali tidak dimanfaatkan. Padahal, lahan tersebut bisa menjadi tempat budidaya tanaman.

Hasil panennya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau diperjual belikan jika hasilnya melimpah. Lantas, apa saja tanaman yang cocok ditanam di pekarangan rumah?

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (10/5/2023), simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Baca juga: 8 Sayuran yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah, Apa Saja?

Tanaman sayur

Tanaman sayur menjadi salah satu jenis tanaman pekarangan rumah yang mudah dibudidayakan. Contoh sayuran yang cocok ditanam di pekarangan rumah seperti buncis, terong, bawang daun, bayam, kangkung, sawi, dan sayuran lainnya.

Ilustrasi kebun, berkebun di pekarangan rumah. UNSPLASH/MARKUS SPISKE Ilustrasi kebun, berkebun di pekarangan rumah.

Hal yang penting untuk dipertimbangkan saat hendak menanam sayuran di halaman rumah yaitu pastikan kondisi lingkungan sesuai dengan syarat tumbuh sayuran tersebut. Anda juga perlu merawat tanaman sayur dengan rutin agar tanaman tumbuh dengan baik dan hasil panennya melimpah.

Tanaman buah

Selain sayuran, jenis tanaman lain yang dapat dibudidayakan di pekarangan rumah yaitu tanaman buah. Nantinya, buah yang dihasilkan bisa dikonsumsi sendiri atau dijual.

Baca juga: Panduan Merawat Tanaman Sayuran di Halaman Rumah

Jika pekarangan rumah tidak terlalu luas, Anda bisa menanam buah dalam pot atau tabulampot. Beberapa contoh tanaman buah yang bisa ditanam di halaman rumah antara lain; melon, anggur, pisang, jambu air, kelengkeng, jeruk pepaya, dan strawberry.

Tanaman obat

Tanaman obat seperti jahe dan kunyit juga bisa ditanam dengan mudah di pekarangan rumah. Menanam tanaman obat di rumah memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan.
Jadi, Anda dan keluarga tak perlu membeli obat kimia. Cukup olah tanaman obat dari kebun menjadi jamu atau obat herbal.

Tanaman hias

Jenis tanaman yang cocok ditanam di pekarangan rumah lainnya yaitu tanaman hias. Tanaman ini akan membuat pekarangan rumah nampak lebih asri dan indah.

Baca juga: 7 Jenis Tanaman Hias Daun yang Corak dan Warnanya Cantik

Beberapa jenis tanaman hias yang dapat dipilih, antara lain; bunga kertas, bunga kamboja, aglonema, kaktus, dan jenis bunga lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau