Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Memperbanyak Bibit Mangga Alpukat

Kompas.com - 09/06/2023, 13:57 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga, buah mangga. PIXABAY/MOHANN Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga, buah mangga.

2. Okulasi

Mangga alpukat dapat diperbanyak dengan cara okulasi.

Okulasi adalah teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengambil mata tunas dari cabang pohon induk yang sehat dan sudah pernah berbuah beberapa kali, lalu ditempelkan pada batang bawah hasil semaian.

Baca juga: Ciri Mangga Terserang Patogen Penyebab Penyakit

Perbanyakan dengan cara okulasi lebih mudah dan murah, karena cabang yang mempunyai beberapa mata dapat dipakai untuk menempel empat batang pokok atau lebih.

Waktu tepat untuk mengokulasi ketika aliran getah lancar dan cukup air. Oleh karena itu, okulasi sebaiknya dilakukan pada permulaan dan akhir musim hujan.

3. Sambung

Teknik sambung merupakan teknik memperbanyak tanaman dengan cara menyelipkan batang atas ke dalam celah batang bawah.

Hasil bibit adalah bibit kombinasi antara batang bawah asal biji (generatif) dengan batang atas asal pucuk (vegetatif) yang disambungkan.

Baca juga: Kenali Ciri Mangga Terserang Hama Tanaman

Pertumbuhan bibit hasil perbanyakan sambung pucuk lebih cepat dibandingkan dengan bibit hasil okulasi dan masa berbuahnya pun lebih cepat. Bibit sambung sebaiknya diletakkan ditempat teduh, seprti dibawah pohon.

Apabila tunas sudah tumbuh dan daun sudah mekar, kantong plastik sudah dapat dibuka. Apabila daun yang baru tumbuh sudah tua, bibt siap diletakkan dibawah sinar matahari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau