Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Perawatan Tanaman Sawo agar Tumbuh Subur dan Berbuah Banyak

Kompas.com - 05/07/2023, 20:57 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

 

3. Pembumbunan

Cara perawatan tanaman sawo berikutnya yaitu pembumbunan. Seiring berjalannya waktu, tanah yang berada di sekitar tanaman sawo akan mengeras.

Tanah yang keras dapat menyebabkan air dan pupuk susah masuk ke dalam tanah dan diserap oleh akar tanaman. Akibatnya, pertumbuhan tanaman menjadi terganggu.

Oleh karena itu, dibutuhkan pembubunan dengan cara menggemburkan tanah di sekitar tanaman. Caranya dengan mencangkul lapisan atas tanah sedalam 5 hingga 10 cm.

Ilustrasi buah sawo.DOK.SHUTTERSTOCK/Edgunn Ilustrasi buah sawo.

4. Penyiraman

Selanjutnya, perhatikan kebutuhan air tanaman sawo. Tanaman ini membutuhkan penyiraman yang cukup, terutama pada musim kering.

Namun, hindari penyiraman air yang berlebihan karena bisa menyebabkan pada akar tanaman menjadi busuk. Pastikan tanah tetap basah, namun tidak tergenang air.

Baca juga: Cara Panen dan Pasca-panen Sawo agar Kualitasnya Terjaga

5. Pemupukan

Pemupukan pada tanaman sawo perlu diperhatikan dengan baik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemupukan, seperti jenis pupuk, dosis pupuk, cara pemupukan, dan waktu pemupukan.

Jenis pupuk yang baik digunakan seperti pupuk Phonska, urea, SP-36, Mutiara 16-16-16, dan DGW. Berikan pupuk tersebut sesuai dengan tahap pertumbuhan dan dosis yang dibutuhkan oleh tanaman.

Buat parit dengan kedalaman 3 hingga 5 cm berbentuk lingkaran mengelilingi tanaman yang bisa dilakukan saat pembumbunan. Setelah itu, taburkan pupuk secara merata.

6. Pemangkasan dan pruning buah

Tanaman sawo akan menghasilkan buah yang berkualitas dilakukan pemangkasan dan pruning (pembuangan) buah secara rutin. Pemangkasan bertujuan untuk membuang beberapa cabang yang kurang produktif dan tumbuh tidak teratur.

Selain itu, bunga yang tumbuh pada setiap cabang juga harus dikurangi. Tujuan pemangkasan cabang dan pruning buah ini juga sama yakni agar nutrisi dapat diserap tanaman lebih optimal untuk pembesaran buah yang dikembangkan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau