Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis-jenis Selada yang Banyak Tumbuh di Indonesia

Kompas.com, 31 Januari 2023, 16:29 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Selada merupakan salah satu sayuran daun yang banyak dibudidayakan. Sayuran ini biasanya ditanam dengan sistem hidroponik.

Jenis selada yang biasanya ditanam ternyata terbagi menjadi beberapa jenis. Melansir dari buku Sawi & Selada, Selasa (31/2/2023), berikut beberapa jenis selada yang biasa ditanam petani.

1. Selada krop atau selada telur

Selada krop memiliki bentuk bulat dengan daun saling bersilang dan rapat. Jenis selada ini berwarna hijau terang.

Baca juga: 3 Langkah Menanam Selada dengan Mudah dan Praktis

Batang tanaman ini pendek. Sayuran ini memiliki tekstur daun yang lunak serta renyah. Jenis selada krop terbagi menjadi dua tipe yaitu kripsi dan mentega.

Ilustrasi tanaman selada, menanam selada. PIXABAY/JULIA CASADO Ilustrasi tanaman selada, menanam selada.

Selada krop krispi memiliki bentuk krop dengan daun agak lepas. Sedangkan selada krop mentega mempunyai daun agak lurus dengan bagian pinggirnya rata.

2. Selada rapuh atau selada cos

Jenis selada ini memiliki krop lonjong dengan pertumbuhannya meninggi seperti petsai. Daun tanaman ini lebih tegak dengan ukuran cukup besar.

Warna daun selada ini hijau tua agak gelap. Sayangnya pertumbuhan sayuran ini cukup lambat dibandingkan selada lainnya.

Baca juga: Panduan Budidaya Selada Keriting Organik, Panen dalam 20-30 Hari

3. Selada daun

Selada daun dikenal juga dengan nama selada potong. Selada ini memiliki daun yang mudah dilepas dengan bagian tepi berombak.

Selada daun ada yang berwarna hijau dan merah. Sayuran daun ini biasanya dikonsumsi dalam keadaan mentah sebagai lalapan, salad, atau disajikan bersama makanan lainnya.

4. Selada batang

Selada batang memiliki daun berukuran besar, panjang, memiliki tangkai yang lebar, dan warnanya hijau terang. Selada ini disebut sebagai selada batang karena daunnya terlpeas dan tidak membentuk krop.

Baca juga: Cara Menanam Selada Merah Organik dari Olah Lahan sampai Panen

Itulah beberapa jenis selada yang dapat tumbuh di Indonesia. Jika ingin menanam selada, Anda bisa membeli benihnya di toko pertanian terdekat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Varietas Tanaman
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau