Sementara itu, jika ingin dijadikan sebagai pupuk susulan, maka cara aplikasinya dengan membuat lubang pemupukan terlebih dahulu di sekitar tanaman. Baru setelahnya, pupuk NPK pelangi dletakan dalam lubang pemupukan dan ditutup kembali dengan tanah.
Cara ini dipilih karena NPK Pelangi termasuk jenis pupuk yang sulit larut. Sehingga kurang cocok jika diaplikasi dengan cara dikocor atau disiram ke area perakaran tanaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang