Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Cara Menanam Timun Suri agar Berbuah Banyak

Kompas.com - 31/12/2022, 11:21 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Timun suri adalah jenis tanaman yang termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae. Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan telah banyak dibudidayakan di berbagai negara termasuk Indonesia.

Timun suri tumbuh merambat dengan tinggi tanaman sekitar 1 sampai 2 meter dan memiliki bunga berwarna kuning. Buah timun suri memiliki bentuk bulat dan lonjong dengan tekstur daging yang lembut.

Timun suri dapat dimakan segar atau diolah menjadi berbagai macam makanan, seperti sup, salad, atau sayur. Di Indonesia, buah timun suri sangat populer pada bulan Ramadhan.

Baca juga: Cara Menanam Timun Jepang agar Panennya Melimpah

Biasanya, masyarakat mengkonsumsi timun suri sebagai hidangan saat berbuka puasa karena rasanya yang segar dan bisa menghilangkan dahaga. Peminat timun suri yang cukup tinggi, membuat buah ini layak untuk dibudidayakan.

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (31/12/2022), berikut ini cara menanam timun suri agar berbuah lebat.

Ilustrasi timun suri. SHUTTERSTOCK/BAMBANG SUTIYOSO Ilustrasi timun suri.

Lokasi lahan yang sesuai

Setiap tanaman pada dasarnya dapat tumbuh hampir di semua lokasi lahan. Akan tetapi, tanaman hanya dapat menghasilkan buah yang melimpah pada kondisi lahan tertentu saja.

Baca juga: Cara Menanam Timun Jepang agar Panennya Melimpah

Begitu pula dengan timun suri, timun suri membutuhkan kondisi lahan dengan suhu 20 sampai 30°C, curah hujan 1.000 hingga 1.500 mm/th. Sementara itu, ph tanah yang sesuai untuk menanam timun suri yaitu sekitar 6 sampai 7 dan ketinggian tempat antara 0 sampai 800 mdpl.

Pengolahan lahan

Pengolahan lahan merupakan langkah awal dalam budidaya timun suri. Pengolahan lahan bertujuan untuk menciptakan kondisi tanah yang sesuai bagi pertumbuhan tanaman. Pengolahan lahan yang baik dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

 

  1. Bersihkan rumput liar yang tumbuh, secara manual menggunakan tangan maupun menggunakan herbisida.
  2. Gemburkan lahan dengan cara membalik tanah menggunakan cangkul maupun mesin traktor.
  3. Bentuklah bedengan pada lahan dengan ukuran lebar 100 sampai 120 cm dan tinggi antara 30 sampai 50 cm. Pembuatan bedengan bertujuan supaya akar tidak terendam oleh air.
  4. Masukan pupuk kandang ataupun pupuk kompos, sebagai pupuk dasar untuk tanaman

Baca juga: Simak, Cara Menanam Labu Kuning agar Cepat Berbuah

Pemasangan mulsa

Ilustrasi timun suri. SHUTTERSTOCK/SLOWMOTIONGLI Ilustrasi timun suri.

Setelah lahan digemburkan dan dibuat bedengan-bedengan. Langkah selanjutnya yaitu pemasangan mulsa. Plastik mulsa berfungsi untuk menjaga bentuk bedengan, menyimpan air, menyimpan unsur hara dan menahan rumput liar yang tumbuh.

Cara memasang mulsa cukup mudah yakni dengan meletakkan di atas bedengan dan menguncinya menggunakan bilah bambu.

Penanaman

Cara menanam timun suri, supaya menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan baik, perlu memperhatikan hal-hal di bawah ini:

Baca juga: Budidaya Labu Kuning yang Benar agar Hasilnya Panennya Melimpah

  1. Buat lubang tanam pada mulsa dengan jarak 50 x 50 cm antar lubang tanam.
  2. Masukan satu benih timun suri ke dalam setiap lubang tanam.
  3. Tutup menggunakan tanah.
  4. Lakukan pemeliharaan secara rutin.

Pemeliharaan

Pertumbuhan, perkembangan dan hasil buah timun suri, sangat dipengaruhi dari cara perawatannya. Pemeliharaan yang keliru akan membuat pertumbuhan tanaman kurang optimal dan dapat mempengaruhi hasil panen. Adapun beberapa langkah merawat tanaman timun suri, seperti berikut:

  • Lakukan penyiraman secara rutin, terutama pada musim kemarau.
  • Rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman harus dibersihkan.
  • Lakukan pemupukan sesuai dengan dosis dan fase tanaman.
  • Pengendalian hama penyakit dengan cara mekanis, biologi, maupun kimiawi.

Panen

Panen timun suri dapat dilakukan pada umur 60 sampai 70 hari setelah tanam. Buah timun suri yang siap dipanen memiliki ciri-ciri memiliki ukuran yang besar dan berwarna kuning ataupun putih. Petik buah timun suri dari tangkainya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau