Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Timun Jepang agar Panennya Melimpah

Kompas.com - 25/10/2022, 17:28 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Timun Jepang atau kyuri merupakan jenis sayur yang banyak dijumpai dalam masakan Jepang.

Timun Jepang memiliki rasa manis, segar, dan tekstur renyah. Tak hanya itu, timun Jepang juga mengandung vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh seperti vitamin A, B, dan C. 

Baca juga: 3 Cara Mudah Menanam Mentimun di Rumah 

Timun Jepang bisa ditanam pada lahan dengan ketinggian 200-800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Namun, pertumbuhannya akan optimal jika ditanam pada ketinggian 400 mdpl.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (25/10/2022), berikut cara menanam timun Jepang agar panennya melimpah.

Persiapan media tanam

Ilustrasi timun jepangPixabay/Efraimstochter Ilustrasi timun jepang

Tanaman timun Jepang memerlukan tanah yang subur untuk menunjang pertumbuhannya. Karena itu, media tanam yang digunakan harus diberi campuran pupuk kandang atau kompos terlebih dahulu.

Jumlah pupuk kandang atau kompos yang diberikan sekitar 10-20 kg/hektare. Setelah itu, buat bedengan dengan lebar kurang-lebih 100 sentimeter dan saluran drainase selebar 20-30 cm.

Tinggi bedengan bisa disesuaikan dengan musim. Apabila sedang musim hujan, bedengan dibuat lebih tinggi dibanding saat musim kemarau.

Baca juga: Simak, Ini 5 Cara Menanam Terong Ungu

Penyemaian

Benih yang disemai harus berasal dari benih bersertifikat. Sebelum disemai, benih direndam terlebih dahulu selama 15 menit, kemudian buang benih yang mengapung.

Untuk benih yang tenggelam, rendam kembali selama 24 jam. Pindahkan benih yang sudah direndam ke dalam lipatan handuk basah dan tunggu sampai 12 jam.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau