Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis Pupuk untuk Timun agar Berbuah Lebat

Kompas.com - 7 Januari 2023, 12:46 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Budidaya timun cukup menguntungkan karena sayuran ini selalu dicari konsumen. Akan tetapi, untuk mendapatkan timun yang berkualitas baik dan bernilai jual tinggi, teknik budidaya yang diterapkan harus benar.

Salah satu bagian penting dalam budidaya timun yaitu pemberian pupuk. Kegiatan perawatan tanaman ini akan membuat tanaman tumbuh dengan baik dan produktivitasnya maksimal.

Hal tersebut juga berlaku pada tanaman timun. Pemberian pupuk yang sesuai akan membuat tanaman timun berbuah lebat.

Baca juga: Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (7/1/2023), berikut ini jenis pupuk untuk melebatkan buah timun.

Ilustrasi tanaman mentimun, menanam mentimun. WIKIMEDIA COMMONS/MIKHEIL Ilustrasi tanaman mentimun, menanam mentimun.

Pemupukan dasar

Pemupukan dasar diberikan bersama dengan pengolahan lahan. Jenis pupuk yang diberikan yaitu pupuk kandang, TSP, ZA, dan KCl.

Dosis pupuk kandang yang diberikan sekitar 10 hingga 15 sah per 400 meter persegi. Sedangkan pupuk TSP, ZA, dan KCl diberikan dengan komposisi 2:1:1.

Pemupukan susulan

Selain pemupukan dasar, tanaman timun juga memerlukan pupuk susulan. Tujuannya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan buah yang dihasilkan lebat.

Baca juga: Cara Menanam Timun Jepang agar Panennya Melimpah

Pemberian pupuk untuk timun ini dilakukan secara bertahap. Pemupukan susulan pertama diberikan ketika tanaman berumur 12 hari setelah tanam.

Jenis pupuk yang diberikan yaitu Urea, ZA, KCl, SP-36, KNO3, dan DAP. Dosisi untuk masing-masing pupuk tersebut yaitu 100,100,100, 25, dan 100 gram yang dicampurkan dalam 10 liter air.

Aplikasi pupuk ini bisa dilakukan dengan cara menyiramkan ke lubang tanam. Pemupukan susulan berikutnya dilakukan saat tanaman berumur 15, 18, 22, dan 25 hari setelah tanam dengan jenis dan dosisi pupuk yang sama.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Timun Suri agar Berbuah Banyak

Saat tanaman memasuki umur 26 hari setelah tanam, berikan pupuk Urea, SP-36, NPK, dan KCl dengan dosis 1, ½, 1, dan ½. Cara aplikasinya dengan menaburkan ke lubang tanam.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Varietas Tanaman
Mengungkap Potensi Kedawung yang Terabaikan
Mengungkap Potensi Kedawung yang Terabaikan
Varietas Tanaman
Briket Arang Kelapa: Limbah Jadi Komoditas Ekspor
Briket Arang Kelapa: Limbah Jadi Komoditas Ekspor
Varietas Tanaman
Tanaman Penyelamat Lingkungan: Mencegah Banjir dan Longsor
Tanaman Penyelamat Lingkungan: Mencegah Banjir dan Longsor
Varietas Tanaman
Potensi Sabut Kelapa yang Masih Terbuang
Potensi Sabut Kelapa yang Masih Terbuang
Varietas Tanaman
Pelajaran Swasembada Gula Nasional
Pelajaran Swasembada Gula Nasional
Varietas Tanaman
Mengandaikan Generasi Z Menjadi Agripreneurship
Mengandaikan Generasi Z Menjadi Agripreneurship
Tips
Transformasi Kelapa: Dari Komoditas Tradisional ke Industri Bernilai Tinggi
Transformasi Kelapa: Dari Komoditas Tradisional ke Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Aroma Kopi Jawa Timur: Potensi dari Lereng Ijen hingga Lembah Argopuro
Aroma Kopi Jawa Timur: Potensi dari Lereng Ijen hingga Lembah Argopuro
Varietas Tanaman
Ekonomi Babel: Lada Sebagai Andalan, Bukan Timah
Ekonomi Babel: Lada Sebagai Andalan, Bukan Timah
Varietas Tanaman
Masa Depan Pala Banda
Masa Depan Pala Banda
Varietas Tanaman
Revitalisasi Kebun Teh: Menyatukan Alam, Wisata, dan Harapan
Revitalisasi Kebun Teh: Menyatukan Alam, Wisata, dan Harapan
Varietas Tanaman
Pasar Organik dan Produk Perkebunan
Pasar Organik dan Produk Perkebunan
Varietas Tanaman
DNA Petani Kita, Tangguh di Era Modernisasi
DNA Petani Kita, Tangguh di Era Modernisasi
Perawatan
Menikmati Renyahnya Potensi Kenari Ternate
Menikmati Renyahnya Potensi Kenari Ternate
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau