Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Memilih Bibit Bawang Merah yang Bagus

Kompas.com, 25 Januari 2023, 18:44 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu faktor penting dalam menanam bawang merah yaitu pemilihan bibit bawang merah yang tepat. Bibit bawang merah sangat menentukan pertumbuhan dan umbi yang dihasilkan.

Oleh karena itu, pemilihan bibit bawang merah harus diperhatikan dengan baik. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (25/1/2023), berikut ini sejumlah tips memilih bibit bawang merah yang baik.

Pertimbangkan varietas yang akan ditanam

Tips pertama memilih bibit bawang merah yang pertama yaitu jenis varietas yang tepat. Varietas bawang merah sangat beragam seperti bima brebes, sembrani, nganjuk, dan bauji.

Baca juga: Cara Menanam Bawang Merah untuk Memproduksi Benih TSS

Setiap varietas bawang merah memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Pilihlah varietas sesuai dengan kebutuhan Anda.

Ilustrasi tanaman bawang merah, menanam bawang merah.SHUTTERSTOCK/ITMAN_47 Ilustrasi tanaman bawang merah, menanam bawang merah.

Kesehatan bibit

Pastikan memilih bibit bawang merah yang sehat. Bibit yang sehat akan tumbuh dengan baik dan produktivitasnya maksimal.

Ciri bibit bawang merah yang kurang sehat biasanya terdapat jamur yang berkembang, sebagian umbi busuk, dan umbi keropos atau kopong. Buang bibit yang memiliki tanda-tanda tersebut dan sebaiknya gunakan bibit yang tidak memiliki gejala kerusakan atau terserang penyakit.

Umur penyimpanan bibit

Bibit bawang merah harus disimpan terlebih dahulu sebelum siap tanam. Waktu penyimpanan berkisar antara 60 hingga 90 hari setelah panen.

Baca juga: Media Tanam Bawang Merah yang Subur dan Gembur

Hal ini karena bibit bawang merah perlu memasuki masa dormansi. Waktu penyimpanan yang terlalu cepat, dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan, karena bibit belum muncul mata tunas.

Pengecekan mata tunas

Salah satu cara untuk mengetahui bibit bawang merah sudah siap ditanam yaitu dengan mengecek mata tunas. Cara mengecek mata tunas pada bibit bawang merah yaitu dengan memotong bagian ujung umbi. Apabila pada bagian tengah terdapat mata tunas yang berwarna hijau, maka bibit sudah bisa ditanam.

Bibit berlabel

Tips memilih bibit bawang merah yang terakhir yaitu perhatikan label bibit tersebut. Biasanya, bibit yang bagus akan memiliki label berwarna biru. Label biru dikeluarkan oleh pemerintah terkait, seperti dinas pertanian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Varietas Tanaman
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
China Ingin Swasembada Durian
China Ingin Swasembada Durian
Varietas Tanaman
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Varietas Tanaman
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Varietas Tanaman
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau