Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Manfaat Lavender untuk Kesehatan, Redakan Kecemasan hingga Insomnia

Kompas.com - 01/06/2023, 21:34 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Sumber Healthline

Baca juga: Manfaat Pupuk TSP untuk Tanaman

Ilustrasi rambut rontok Unsplash Ilustrasi rambut rontok

Meskipun penelitian ini menjanjikan, sulit untuk mengatakan apakah pertumbuhan rambut dapat dikontribusikan secara khusus pada lavender.

Sebuah penelitian pada hewan yang dilakukan tahun 2021 juga menemukan bahwa minyak lavender berhasil merangsang pertumbuhan rambut dalam jangka waktu 28 hari.

4. Mengatasi sakit kepala dan migrain

Efek menenangkan lavender mungkin cukup untuk meredakan sakit kepala atau migrain. Dalam sebuah studi tahun 2016, orang dengan migrain yang menerima terapi lavender selama tiga bulan mendapat skor lebih rendah pada skala penilaian sakit kepala daripada kelompok kontrol.

Di lain Studi 2012, 47 peserta dengan migrain menghirup minyak esensial lavender selama 15 menit. Mereka mengalami penurunan keparahan dan frekuensi sakit kepala.

Baca juga: Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan, Diyakini Bisa Cegah Kanker

5. Meredakan efek samping kemoterapi

Menurut National Cancer Institute, aromaterapi dapat membantu penderita kanker mengelola efek samping pengobatan mereka. Aromaterapi lavender dapat membantu menurunkan kecemasan tentang prosedur pengobatan kanker.

6. Menangani depresi

Efek lavender pada depresi tidak didokumentasikan dengan baik seperti pada kecemasan, tetapi penelitian cukup menjanjikan.

Sebuah studi pada tahun 2016 pada wanita pascapersalinan menemukan bahwa aromaterapi lavender mencegah stres, kecemasan, dan depresi setelah melahirkan.

Studi kecil lainnya di tahun 2015 mengamati orang dengan penyakit ginjal. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menghirup aroma lavender selama 1 jam selama hemodialisis memiliki skor depresi dan stres yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.

Baca juga: Cara Menanam Sambiloto, Tanaman Herbal yang Memiliki Banyak Manfaat

Orang dewasa yang lebih tua yang minum teh lavender dua kali sehari selama dua minggu dalam studi tahun 2020 mengalami tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau