Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Jamur patogen menjadi salah satu masalah yang sering muncul dalam budidaya cabai. Ada beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh serangan jamur patogen.
Jika tidak segera dikendalikan, maka tanaman akan rusak dan berisiko gagal panen hingga mati. Maka dari itu, biasanya petani akan mencari cari untuk memusnahkan jamur patogen pada tanaman cabai yang mereka budidayakan.
Salah satu cara yang sering dilakukan yaitu dengan menyemprotkan fungisida. Perlu diketahui bahwa fungisida adalah jenis pestisida yang digunakan untuk memberantas jamur patogen tanaman.
Baca juga: Teknik Penyemprotan Pestisida dan Fungisida untuk Tanaman Cabai
Aplikasi fungisida ke tanaman bisa disesuaikan dengan jenis patogen yang menyerang. Secara umum, fungisida terbagi menjadi fungisida kontak dan sistemik.
Fungisida kontak digunakan untuk menghilangkan jamur yang muncul dipermukaan tanaman. Sedangkan fungisida sistemik digunakan untuk mengendalikan patogen yang berada dalam tubuh atau jaringan tanaman.
Ilustrasi menyemprotkan fungisida ke tanaman. Selain memperhatikan jenis fungisidanya, waktu aplikasi juga sangat mempengaruhi efektivitas fungisida tersebut. Lantas, kapan waktu penyemprotan fungisida pada cabai yang paling tepat? Temukan jawabannya pada pembahasan di bawah ini.
Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (21/6/2023), penyemprotan fungisida sebaiknya dilakukan sedini mungkin yakni sebelum tanaman terinfeksi. Pasalnya, saat serangan sudah parah, maka jamur akan sulit dikendalikan.
Baca juga: Cara Membuat Pestisida untuk Cabai Menggunakan Bahan Alami
Waktu penyemprotan fungisida bisa dilakukan di pagi hari. Caranya dengan menyemprotkan ke seluruh bagian tanaman.
Sementara itu, jika ingin mengendalikan jamur yang menyerang akar, maka gunakan fungisida yang diaplikasikan dengan cara kocor pada pangkal batang atau arena perakaran.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang