Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanaman yang Cocok Ditanam di Sebelah Daun Bawang

Kompas.com, 19 Agustus 2024, 13:00 WIB
Lulu Lukyani,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa tanaman yang ditanam berdampingan, diyakini dapat saling memberikan efek positif terhadap satu sama lain. Hal ini juga bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas panen.

Ada banyak faktor yang menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman, seperti kualitas tanah, penyiraman, pupuk, dan paparan sinar matahari. Namun, tidak ada salahnya juga mencoba menanam tanaman pendamping.

Tanaman yang cocok ditanam di sebelah daun bawang

Beberapa tanaman dapat memberikan efek positif pada pertumbuhan daun bawang. Tanaman ini dapat mengusir hama yang merusak tanaman dan memberikan nutrisi tambahan pada tanah.

Mengutip Plant Propagation, berikut ini adalah beberapa tanaman yang cocok ditanam di sebelah daun bawang.

Baca juga: Cara Menumbuhkan Daun Bawang dari Sisa Bahan Makanan

1. Wortel

Ilustrasi wortel. PIXABAY/RENE RAUSCHENBERGER Ilustrasi wortel.

Wortel tumbuh subur di tanah gembur yang diperkaya dengan bahan organik. Kelembapan dan sinar matahari yang cukup akan mendukung pertumbuhan akar yang kuat dan daun yang lebat.

Wortel menawarkan beberapa manfaat bagi tanaman di sekitarnya dengan memperbaiki struktur tanah berkat akar tunggangnya yang dalam, meningkatkan aerasi tanah, dan menciptakan jalur bagi air dan nutrisi untuk mencapai akar tanaman lainnya.

Dengan berbagai manfaat yang bisa diberikannya, wortel menjadi salah satu tanaman yang cocok ditanam di sebelah daun bawang.

Baca juga: Cara Menyimpan Daun Bawang agar Tahan Berminggu-minggu

2. Seledri

Seledri tumbuh subur di tanah yang dikeringkan dengan baik, kaya nutrisi, dan mengandung bahan organik. Kelembapan dan sinar matahari yang konsisten dibutuhkan untuk pertumbuhan seledri yang optimal.

Seledri termasuk tanaman pendamping yang baik bagi wortel karena dapat berkontribusi terhadap kesuburan tanaman di sekitarnya dengan memperbaiki struktur tanah, meningkatkan retensi air, dan mendorong aktivitas mikroba yang bermanfaat.

Baca juga: Cara Menanam Daun Bawang di Air, Mudah Dilakukan

3. Bit

Ilustrasi menanam buah bit. PIXABAY/COULEUR Ilustrasi menanam buah bit.

Bit, yang terkenal karena rasa manisnya yang alami dan komposisinya yang kaya akan nutrisi, dapat tumbuh optimal di tanah yang subur dan cukup sinar matahari.

Bit bermanfaat bagi pertumbuhan daun bawang karena tanaman ini memiliki akar yang dalam, yang menyerap nutrisi dari tingkat tanah yang berbeda dari daun bawang. Oleh karena itu, keduanya tidak akan bersaing untuk mendapatkan makanan.

Selain itu, bit akan matang pada tingkat yang berbeda dari daun bawang. Kamu pun dapat memanennya terlebih dahulu tanpa mengganggu pertumbuhan daun bawang.

Baca juga: Cara Menanam Daun Bawang di Polybag, Bisa di Halaman Rumah

4. Selada

Selada merupakan salah satu tanaman sayuran yang sangat mudah ditanam. Salah satunya karena tanaman ini bisa tumbuh subur di berbagai kondisi tanah.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Tips
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Varietas Tanaman
Mengungkap Potensi Kedawung yang Terabaikan
Mengungkap Potensi Kedawung yang Terabaikan
Varietas Tanaman
Briket Arang Kelapa: Limbah Jadi Komoditas Ekspor
Briket Arang Kelapa: Limbah Jadi Komoditas Ekspor
Varietas Tanaman
Tanaman Penyelamat Lingkungan: Mencegah Banjir dan Longsor
Tanaman Penyelamat Lingkungan: Mencegah Banjir dan Longsor
Varietas Tanaman
Potensi Sabut Kelapa yang Masih Terbuang
Potensi Sabut Kelapa yang Masih Terbuang
Varietas Tanaman
Pelajaran Swasembada Gula Nasional
Pelajaran Swasembada Gula Nasional
Varietas Tanaman
Mengandaikan Generasi Z Menjadi Agripreneurship
Mengandaikan Generasi Z Menjadi Agripreneurship
Tips
Transformasi Kelapa: Dari Komoditas Tradisional ke Industri Bernilai Tinggi
Transformasi Kelapa: Dari Komoditas Tradisional ke Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Aroma Kopi Jawa Timur: Potensi dari Lereng Ijen hingga Lembah Argopuro
Aroma Kopi Jawa Timur: Potensi dari Lereng Ijen hingga Lembah Argopuro
Varietas Tanaman
Ekonomi Babel: Lada Sebagai Andalan, Bukan Timah
Ekonomi Babel: Lada Sebagai Andalan, Bukan Timah
Varietas Tanaman
Masa Depan Pala Banda
Masa Depan Pala Banda
Varietas Tanaman
Revitalisasi Kebun Teh: Menyatukan Alam, Wisata, dan Harapan
Revitalisasi Kebun Teh: Menyatukan Alam, Wisata, dan Harapan
Varietas Tanaman
Pasar Organik dan Produk Perkebunan
Pasar Organik dan Produk Perkebunan
Varietas Tanaman
DNA Petani Kita, Tangguh di Era Modernisasi
DNA Petani Kita, Tangguh di Era Modernisasi
Perawatan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau