Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Kegunaan Kultur Jaringan dalam Pertanian

Kompas.com - 05/10/2022, 14:15 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kultur jaringan adalah teknik perbanyakan tanaman dengan menumbuhkan sel, jaringan, atau irisan organ tanaman di laboratorium pada media buatan yang mengandung nutrisi dan steril.

Kondisi steril menjadi kunci keberhasilan kultur jaringan. Pasalnya, saat media yang digunakan tidak steril, kultur jaringan akan gagal. 

Baca juga: Mudah, Begini Cara Stek Durian agar Pertumbuhannya Cepat

Tanaman yang dihasilkan dari perbanyakan ini bersifat identik dengan tanaman induknya. Jumlah tanaman baru yang didapat sangat banyak. Maka itu, teknik kultur jaringan disebut sebagai perbanyakan tanaman.

Kultur jaringan termasuk perbanyakan vegetatif karena tidak ada fertilisasi sel telur dan sel kelamin jantan seperti dalam pembentukan biji. Perbanyakan tanaman dengan kultur jaringan disebut juga sebagai mikropropagasi atau perbanyakan mikro.

Kultur jaringan memiliki sejumlah manfaat untuk pertanian seperti dikutip dari buku Kultur Jaringan Tanaman, Rabu (5/10/2022). 

Baca juga: 7 Manfaat Baking Soda untuk Tanaman Sayuran dan Cara Menggunakannya

1. Transformasi genetik

Ilustrasi kultur jaringanPixabay/kennethr Ilustrasi kultur jaringan

Teknik kultur jaringan tidak hanya digunakan untuk memperbanyak tanaman, tapi juga  transformasi genetik atau rekayasa genetik. Transformasi genetik memerlukan kultur jaringan jika transfer gen dilakukan secara in vitro.

2. Menghasilkan tanaman transgenik

Tanaman transgenik mempunyai karakter agronomi yang spesifik sesuai gene of interest, yang disisipkan pada tanaman tersebut. Perbanyakan tanaman ini harus dilakukan dengan cara vegetatif agar anakannya memiliki sifat genetik yang sama dengan induknya. 

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau