Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Cara Membasmi Ulat Bulu pada Tanaman

Kompas.com, 17 April 2023, 11:48 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ulat bulu menjadi salah satu hama yang meresahkan. Hama ini bisa ditemukan di segala jenis tanaman.

Bahkan, hama ini bisa menyerang tanaman yang ditanam di halaman rumah, seperti pohon mangga, bunga, dan lain sebagainya. Selain merusak tanaman, hama ini juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

Oleh karena itu, perlu tindakan yang tepat untuk mengendalikan hama ulat bulu. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (17/4/2023), berikut cara membasmi ulat bulu pada tanaman.

Baca juga: 5 Cara Mengendalikan Ulat Grayak Bawang Merah

Penyebab serangan ulat bulu

Ada banyak hal yang menyebabkan serangan ulat bulu. Faktor yang pertama yaitu temperatur lingkungan yang meningkat akibat perubahan cuaca yang ekstrim dan perubahan iklim.

Ilustrasi ulat pada tanamanPixabay/adege Ilustrasi ulat pada tanaman

Selain itu, ketidakseimbangan alam juga bisa menyebabkan predator ulat bulu berkurang. Akibatnya, serangan hama ini semakin tinggi.

Sementara itu, faktor tidak langsung yang bisa menyebabkan serangan ulat bulu yaitu budidaya jenis pohon yang homogen atau seragam. Maka dari itu, sebaiknya tanam beberapa jenis tanaman yang berbeda agar tidak menjadi inang hama tersebut.

Cara membasmi ulat bulu pada tanaman

Populasi ulat bulu penting untuk diamati dan dipantau dengan seksama. Tujuannya agar dapat mengetahui tindakan pengendalian yang tepat.

Baca juga: Cara Mengendalikan Ulat Tanah pada Tanaman Jagung

Beberapa cara pengendalian ulat bulu yang bisa dilakukan, antara lain;

  • Pengasapan, pengumpulan dan pemusnahan ulat maupun pupa.
  • Menggunakan agensia hayati seperti Metarhizium sp., Beauveria sp., atau Verticillium sp.
  • Menaburkan abu gosok di sekitar tanah tempat tumbuh tanaman.
  • Mengembalikan keseimbangan rantai makanan.
  • Menyemprotkan disinfektan.

Sementara itu, pengendalian jangka panjang yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan identifikasi seputar biologi dan agroekologi ulat tersebut. Pengendalian ulat bulu menggunakan insektisida kimia sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.

Penyemprotan insektisida hanya boleh dilakukan apabila serangan ulat bulu sudah sangat masif dan berisiko menyebabkan kerugian tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Varietas Tanaman
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
China Ingin Swasembada Durian
China Ingin Swasembada Durian
Varietas Tanaman
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Varietas Tanaman
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Varietas Tanaman
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Varietas Tanaman
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau