Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Merawat Cabai Merah Besar agar Panennya Maksimal

Kompas.com, 31 Juli 2023, 17:52 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu tahapan penting dalam budidaya cabai merah besar yaitu perawatan. Tahapan budidaya ini sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman tersebut.

Dengan perawatan yang maksimal, maka tanaman bisa menghasilkan panen yang optimal. Melansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (31/7/2023), berikut ini cara merawat cabai merah besar dengan benar agar tumbuh maksimal.

1. Penyiraman

Penyiraman menjadi faktor pertama yang perlu diperhatikan. Tanaman cabai merah besar memerlukan air dalam jumlah cukup untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca juga: Cara Menanam Cabai Merah Besar, Bisa Panen Berulang Kali

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari. Apabila tanah terlihat kering, segeralah melakukan penyiraman untuk menjaga kelembapan. Namun, jika daerah tersebut terdapat banyak air, maka bisa menggunakan sistem pengairan agar kelembapan tanah terjaga.

Tanaman cabai merah besarPixabay/NoName_13 Tanaman cabai merah besar

2. Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang biasanya menyerang tanaman cabai merah besar yaitu kutu, tungau, trips, dan aphis. Hama tersebut bisa dikendalikan secara mekanis maupun dengan aplikasi pestisida.

Sementara itu, penyakit yang biasanya menyerang tanaman cabai merah besar yaitu penyakit embun bulu dan rebah semai. Penyakit tersebut bisa dikendalikan dengan membuang bagian tanaman yang terserang, menjaga kelembapan, dan mengaplikasikan pestisida.

3. Pemupukan

Pemupukan susulan dilakukan setelah cabai merah besar berumur 1 bulan. Selanjutnya, setiap panen diberikan perlu diberi pupuk susulan lagi menggunakan pupuk organik, kompos, atau pupuk cair.

Baca juga: Tahapan Budidaya Cabai Katokkon, Bisa Dipanen Berulang Kali

Jika menggunakan pupuk cair, maka bisa mengaplikasikan 100 ml per tanaman. Sementara itu, dosis pupuk kompos yang diberikan sekitar 500 hingga 700 gram per tanaman. Dosis tersebut juga berlaku untuk pupuk Urea dan NPK.

4. Penyiangan

Penyiangan adalah kegiatan membersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman cabai merah besar. Kegiatan penyiangan dilakukan secara rutin dan hati-hati agar tidak merusak tanaman cabai yang dibudidayakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau