Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Pupuk Guano Cair dan Padat dengan Mudah

Kompas.com - 02/08/2023, 19:45 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pupuk adalah produk pertanian yang penting dalam budidaya tanaman. Material ini dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Ada banyak jenis pupuk yang beredar di pasaran, salah satunya pupuk guano. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (2/8/2023), pupuk guano adalah pupuk organik dari kotoran kelelawar yang sudah mengendap lama di dalam gua dan tercampur dengan tanah serta bakteri pengurai.

Pupuk ini mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman, seperti; nitrogen, fosfor, dan potassium. Pupuk guano dapat diaplikasikan dalam bentuk cair maupun padat. Adapun cara membuat pupuk guano cair dan padat, seperti berikut.

Baca juga: Sangat Mudah, Begini Langkah-Langkah Membuat Pupuk dari Kulit Pisang

Pembuatan pupuk guano cair

Proses pembuatan pupuk guano cair sangat mudah. Caranya dengan memasukkan 3 sendok teh kotoran kelelawar ke dalam botol atau sprayer.

Ilustrasi pupuk guano yang terbuat dari kotoran kelelawar.SHUTTERSTOCK/CASPER.K Ilustrasi pupuk guano yang terbuat dari kotoran kelelawar.

Lalu, masukkan air sebanyak kurang lebih 3,7 liter. Biarkan kotoran kelelawar larut, kemudian aplikasikan ke tanaman.

Pembuatan pupuk guano padat

Berbeda dengan pupuk guano cair yang hanya dicampurkan dengan air, pupuk guano padat perlu dicampurkan dengan air dan EM4. Proses pembuatan diawali dengan membuat larutan EM4 dengan takaran 10 tutup botol EM4 dan 1 liter air.

Setelah itu, siapkan kotoran kelelawar kurang lebih 20 kg. Kemudian, siramkan larutan EM4 di atas kotoran kelelawar dan aduk sampai merata.

Baca juga: Jangan Dibuang, Begini Cara Membuat Pupuk dari Kulit Bawang Merah

Tutup kotoran kelelawar dengan terpal dan diamkan selama 2 minggu. Terakhir, aplikasikan pupuk guano padat ke tanaman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau