Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Tomat di Polybag untuk Efisiensi Lahan Terbatas

Kompas.com - 23/08/2022, 17:39 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilsutrasi tanaman tomatUnsplash/Justus Menke Ilsutrasi tanaman tomat

Langkah selanjutnya adalah mengatur pH media tanam agar mendekati kisaran 5,8 sampai 6,8. Apabila pH media tanam lebih dari 7 atau kurang dari 5,8, maka pertumbuhan tanaman akan terhambat.

Tanaman tomat juga akan tumbuh kerdil dan kurang subur. Untuk mencapai pH ideal, media tanam dapat ditambahkan kapur dolomit.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Tomat dan Wortel di Apartemen

Setelah dicampur kapur dolomit, media tanam dibiarkan selama satu hingga dua minggu sebelum digunakan.

5. Mengisi polybag

Masukkan media tanam ke dalam polybag beberapa hari sebelum bibit dipindahkan. Tujuannya agar media tanam di polybag sudah cukup padat saat ditanami.

Sebelum diisi tanah, pastikan bagian bawah polybag telah dilubangi untuk drainase air. Kemudian, isi polybag dengan media tanam hingga menyisakan ruang lebih dari 5 cm dari bibir polybag.

Tempatkan polybag di ruang terbuka dan mendapatkan sinar matahari pagi.

Baca juga: Cara Menanam Tomat dari Irisan Buahnya, Mudah Dilakukan

6. Menanam bibit di polybag

Bibit siap dipindah tanam ketika stadium tanam telah memiliki tiga sampai empat daun benar, yakni pada 14 sampai 17 HSS (hari setelah semai), ketika batang kokoh, dan perakaran berkembang baik. Lakukan penanaman bibit ke dalam polybag dengan hati-hati.

7. Pemeliharaan tanaman

Lakukan sanitasi terhadap daun-daun yang terserang penyakit setiap saat dengan memetik dan dirombak. Selain itu, jika ada hama maka segera dieradikasi baik secara mekanik ataupun dengan pestisida.

Namun, diupayakan untuk menghindari pengendalian secara kimiawi karena hasil tanaman tomat di polybag biasanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau