Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Buah Naga di Pot agar Cepat Berbuah

Kompas.com - 05/09/2022, 08:12 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi buah naga. PIXABAY/ENGIN_AKYURT Ilustrasi buah naga.

4. Buat tiang penopang

Tiang penopang merupakan sebuah alat yang penting karena buah naga memerlukan penopang batang dan daunnya yang besar agar dapat berdiri tegak. Tiang penopang ini biasanya terbuat dari besi beton yang berdiameter 8 hingga 10 cm.

Akan tetapi, jika Anda tidak memiliki besi beton, Anda juga dapat menggantinya dengan balok kayu besar yang tahan lama. Namun, hal ini juga harus disesuaikan dengan besar pot.

Baca juga: Cara Menanam Padi Gogo di Lahan Kering

Ketinggian tiang penopang batang buah naga ini biasanya mencapai 150 hingga 200 cm.

5. Membuat media tanam

Bahan media tanam yang perlu dimasukkan kedalam pot adalah pasir, tanah, pupuk kandang dan juga kompos. Kemudian, campurkan semua media tersebut ke dalam pot dan beri air agar media tetap lembap, lalu biarkan selama sehari semalam.

6. Menanam bibit

Bakal bibit buah naga sebaiknya diambil dari batang yang tua berwarnahijau keabuan dan memiliki bibit yang berukuran besar serta bebas dari penyakit. Setelah itu bibit langsung ditanam ke media yang telah disiapkan.

Tanam bibit buah naga dengan baik agar batangnya tak mudah roboh, lalu siramilah bibit itu dengan air agar kelembapannya tidak berkurang. Letakkan di tempat yang terbuka tetapi tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Baca juga: Cara Menanam Kacang Panjang agar Tumbuh Subur

7. Perawatan tanaman

Perawatan tanaman buah naga di dalam pot sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan pemeliharaan buah naga yang ditanam ditanah tanpa memakai pot. Perbedaannya adalah pemeliharaan buah naga yang ditanam secara langsung ditanam di tanah tidak meliputi pemupukan, pemangkasan, penjarangan, hingga pemindahan pot.

Pemupulan buah naga yang ditanam didalam pot adalah pertama, Anda harus memupuki akar yang didampinggi dengan penyiraman secara rutin di pagi dan siang hari.

Setelah dua sampai empat minggu pemupukan akar, maka lakukan pemupukan daun yang disemprotkan pada tanaman setiap minggu hingga mencapai delapan minggu.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau