Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Varietas Jagung Manis Unggul, Rasanya Manis dan Warnanya Cerah

Kompas.com, 5 September 2022, 17:42 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jagung adalah tanaman pangan yang dikenal luas di Indonesia. Jagung manis paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat, baik dalam bentuk jagung bakar atau jagung rebus atau dikonsumsi dalam bentuk olahan lainnya seperti popcorn dan sebagainya.

Aspek penting dalam menanam jagung manis adalah penggunaan varietas unggul. Tentu saja varietas unggul akan memberikan hasil produksi yang tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit serta toleran terhadap kondisi iklim yang ekstrim.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Senin (5/9/2022), varietas unggul dengan sistem budidaya yang tepat ditambah dukungan potensi alam yang cocok dapat meningkatkan produksi dan produktivitas jagung manis.

Baca juga: Cara Menanam Jagung Tanpa Olah Tanah, Bisa Hemat Biaya Produksi

Ilustrasi jagung, tanaman jagung. PIXABA/JURAJKO Ilustrasi jagung, tanaman jagung.

Berikut beberapa varietas jagung manis unggul yang dapat dipilih untuk dibudidayakan.

1. Super Sweet

Varietas jagung manis ini memiliki pertumbuhan tanaman yang tegap dan kuat serta sangat sesuai untuk dikembangkan di daerah beriklim tropis. Jagung super sweet juga tahan terhadap penyakit karat daun.

Ciri jagung varietas ini adalah ukuran tongkolnya yang besar dan terisi penuh. Panjang tongkol 20 hingga 22 cm dengan diameter 5 hingga 6 cm tanpa kelobot. Warna biji jagung kuning.

Jagung ini dapat dipanen pada usia 72 hari setelah tanam (HST) jika ditanam di dataran rendah dan umur 104 HST pada dataran tinggi.

Baca juga: Teknik Pemupukan Tanaman Jagung Manis yang Baik dan Benar

Sekali panen, jagung ini biasanya menghasilkan produktivitas sebesar 12,4 ton per hektar. Selain itu, jagung super sweet juga tahan terhadap penyakit karat daun.

Ilustrasi jagung, tanaman jagung. PIXABAY/COULEUR Ilustrasi jagung, tanaman jagung.

2. Bisi Sweet 2

Varietas bisi sweet 2 memiliki pertumbuhan tanaman yang seragam dan kokoh. Varietas jagung ini juga toleran terhadap karat daun dan hawar daun.

Jagung ini juga memiliki rasa yang sangat manis dan memiliki kadar gula. Karakteristik tanaman jagung varietas bisi sweet 2 adalah ukuran tongkolnya yang medium agak besar dengan panjang 18 sampai 20 cm dan lebar 4 sampai 5 cm.

Warna bijinya kuning cerah dan jumlah barisnya mencapai 14 hingga 16 baris per tongkol. Umur panen jagung ini adalah 64 HST di dataran rendah dengan jumlah panen rata-rata 12,2 ton per hektar.

Baca juga: Ciri-ciri Jagung Manis Siap Dipanen

3. Sweet Boy

Varietas Sweet Boy memiliki rasa yang manis. Ciri tanaman jagung ini adalah ukuran tongkolnya yang besar, seragam, dan terisi penuh.

Panjang tongkol mencapai 18 hingga 20 cm dengan diameter tanpa kelobot mencapai 5 hingga 6 cm. Warna biji jagung kuning cerah dengan jumlah 14 hingga 16 baris per tongkolnya.

Jagung manis varietas ini umumnya tahan terhadap penyakit bercak daun dan karat daun. Umur panen jagung umumnya 64 HST di dataran rendah.

Sekali panen, jagung ini bisa menghasilkan produktivitas sebesar 14 ton per hektar.

Baca juga: Panduan Tepat Mengaplikasikan Pupuk untuk Jagung agar Buahnya Besar

4. Sweet Lady

Karakteristik tanaman jagung varietas Sweet Lady adalah ukuran tongkolnya yang medium agak besar dengan panjang 18 sampai 20 cm dan lebar 4 sampai 5 cm. Warna bijinya kuning cerah dan jumlah barisnya mencapai 14 hingga 16 baris per tongkol.

Umur panen jagung ini adalah 64 HST di dataran rendah dengan jumlah panen rata-rata 12,2 ton per hektar.

Ilustrasi jagung. FREEPIK/FABRIKASIMF Ilustrasi jagung.

5. Master Sweet

Varietas Master Sweet umumnya mempunyai kualitas rasa yang tidak diragukan lagi. Sebab, pada dasarnya varietas jagung manis ini mempunyai kualitas rasa yang sangat manis dengan kadar gula yang seimbang.

Umumnya hasil panen yang didapat untuk jenis varietas ini tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit.

Baca juga: Simak, Perbedaan Jagung Hibrida, Komposit, dan Transgenik

6. Bicolour Sweet

Jagung ini bisa ditandai dari ukuran tongkolnya yang medium agak pendek, seragam, dan terisi penuh. Panjang tongkol hanya 16 hingga 17 cm dengan diameter tanpa kelobot sebesar 4 hingga 5 cm.

Warna biji jagung bicolour sweet adalah kuning dan putih dengan 14 sampai 16 baris tiap tongkolnya. Varietas Bicolour Sweet umumnya memiliki pertumbuhan tanaman yang seragam.

Hanya saja, varietas ini mempunyai warna yang sangat unik, yakni kuning bercampur putih. Untuk kualitas rasanya, varietas ini lebih manis dari varietas lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau