Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Pisang Cavendish untuk Panen yang Maksimal

Kompas.com - 22/09/2022, 15:25 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

7. Pemupukan

Sebelum penanaman, lubang tanam diberi pupuk kandang 10 kg per lubang, dibiarkan satu sampai dua minggu.

Ilustrasi pemberian pupuk pada tanaman. SHUTTERSTOCK/SINGKHAM Ilustrasi pemberian pupuk pada tanaman.

Adapun pupuk anorganik yang diberikan adalah 350 kg pupuk urea dan 150 kg pupuk SP-36, dan 150 kg pupuk KCl per hektar per tahun atau 0,233 kg pupuk urea, 0,10 kg pupuk Sp-36, dan 0,10 kg pupuk KCl per tanaman.

Untuk tanaman yang baru ditanam diberi 3 kali yaitu saat tanam dan sisanya dibagi dua, yakni saat umur 3 bulan dan umur 6 bulan.

Baca juga: Kenapa Pohon Pisang Kerdil? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pupuk diletakkan pada alur dangkal berjarak 60 hingga 70 cm dari tanaman dan ditutup tanah. Sedangkan untuk tanaman umur 1 tahun atau lebih pupuk diberikan dua kali, yaitu awal musim hujan dan menjelang akhir musim hujan.

8. Pemeliharaan tanaman

Tanaman pisang cavendish memerlukan pemeliharan yang optimal, sehingga mampu menghasilkan buah yang berkualitas baik, tidak rusak, terhindar dari hama dan penyakit.

Pemeliharaan menjadi komponen utama yang tidak dapat dipisahkan dan menjadi tolok ukur keberhasilan budidaya.

Pemeliharaan tanaman pisang cavendish antara lain sebagai berikut.

Baca juga: Jangan Asal, Ini Cara Menanam Pisang

Penjarangan dan perempalan

Penjarangan berfungsi mengatur jumlah anakan untuk satu rumpun terdiri dari 3 sampai 4 batang, memperkecil tingkat persaingan unsur hara dalam satu rumpun. Perempalan berfungsi menjaga sanitasi kebersihan kebun dengan cara memangkas daun (pelepah) pisang yang telah kering.

Pengairan dan penyiraman

Pengairan berfungsi menjaga ketersedian air di areal penanaman, karena pisang akan mampu berproduksi secara optimal dengan cara memperbaiki saluran air.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau