Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Budidaya Sagu, Bisa Jadi Subsitusi Pangan

Kompas.com - 09/10/2022, 12:30 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

Cara dan waktu penanaman

Sebelum menanam bibit sagu, lokasi penanaman harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, buat lubang tanam dan letakkan bibit sagu pada lubang tanaman tersebut.

Setelah itu, tutup bibit dengan tanah dan tanam dengan jarak 6 x 6 m. Waktu penanaman dilakukan pada pagi, siang, atau sore hari. 

Baca juga: Ini Area Terbaik Menanam Tanaman Sagu

Pemeliharaan

Ilustrasi tanaman sagu.Shutterstock/Mang Kelin Ilustrasi tanaman sagu.

Selanjutnya, langkah budi daya pohon sagu adalah pemeliharaan tanaman. Perawatan diawali saat bibit batu ditanam sampai tanaman berumur kurang-lebih dua tahun.

Kegiatan pemeliharaan sagu, antara lain pembersihan vegetatif dan tanaman pengganggu, penyulaman bibit sagu yang mati atau rusak, dan pemupukan dari kayu lapuk.

Baca juga: Cara Menanam Jagung Manis di Pekarangan Rumah 

Pemanenan

Umur panen tanaman sagu yang ideal antara 13-15 tahun. Tanaman sagu yang siap panen biasanya mempunyai diameter batang berukuran 20-60 sentimeter dengan tinggi pohon 15-27 sentimeter. 

Selain itu, pelepah daun juga sudah memendek, daun menguning, dan sudah berbunga atau berbuah. Kegiatan pemanen dilakukan dengan tahapan, berikut ini:

  • Membersihkan areal pohon yang siap panen.
  • Membersihkan air untuk pemerasan empulur.
  • Penebangan.
  • Pembuatan tempat pemerasan sempulur dan tempat menampung aci sagu.
  • Pembelahan batang dan pengupasan kulit.
  • Penokokan.
  • Pemerasan.
  • Pengemasan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau