Penulis
Ilustrasi jengkol, buah jengkol. Kulit jengkol dapat dimanfaatkan sebagai insektisida alami. Untuk membuat insektisida dari limbah kulit jengkol dan cabai, berikut bahan-bahan yang dibutuhkan.
Haluskan limbah kulit jengkol dan cabai dengan cara dicacah atau diblender hingga cukup halus. Kemudian, masukkan ke dalam drum yang berisi 300 liter air.
Baca juga: 4 Bahan Alami yang Bisa Digunakan sebagai Pestisida Nabati, Apa Saja?
Tutup rapat drum tersebut selama 35 hari.
Selanjutnya, urine hewan ternak dimasukkan dalam drum yang lain sebanyak 150 liter dan diendapkan selama 5 minggu. Urine tersebut dipisah dari larutan jengkol dan limbah cabai.
Setelah 35 hari, kedua larutan tersebut disaring menggunakan kawat kasa 80 mesh. Penyaringan ini dimaksudkan agar tidak ada kotoran yang terbawa serta agar tmpilan insektisida lebih bersih dan menarik.
Setelah itu, bahan-bahan tersebut dicampur menjadi satu dengan larutan urine atau endapan urine.
Baca juga: 3 Tips Mengaplikasikan Pestisida Saat Musim Hujan
Setelah mengalami proses penyaringan, insektisida organik dapat disimpan di jerigen di ruang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung, serta siap untuk digunakan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.