Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Pisang Ambon agar Panennya Maksimal

Kompas.com, 22 November 2022, 14:57 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pisang Ambon menjadi salah satu jenis pisang yang banyak disukai karena rasanya yang manis. Selain itu, buah ini juga bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung, melancarkan peredaran darah, dan mengatasi sembelit.

Tanaman pisang Ambon bisa ditanam di dataran rendah dan tinggi dengan ketinggian tidak lebih dari 1600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Suhu optimal yang cocok untuk menanam pisang ambon yaitu sekitar 27 derajat Celcius dengan curah hujan antara 2000 sampai 2500 mm/tahun.

Sementara itu, kondisi tanah yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman ini yaitu mengandung banyak unsur hara dengan pH antara 4,5 hingga 7,5. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (22/11/2022), berikut penjelasan lengkap seputar cara menanam buah pisang Ambon.

Baca juga: 5 Tahapan Menyiapkan Bibit Pisang Berkualitas

Pembibitan

Persiapan bibit merupakan langkah awal dalam budidaya pisang. Bibit tanaman pisang bisa diperoleh dari anakan, bonggol, bit, atau tunas. Saat ini, perbanyakan tanaman pisang bahkan dilakukan secara modern menggunakan kultur jaringan.

Ilustrasi pohon pisang cavendish.PEXELS/ARMINAS RAUDYS Ilustrasi pohon pisang cavendish.

Menyiapkan lahan budidaya

Lahan yang akan digunakan dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, buat lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.

Lubang tanam dibuat 2 minggu sampai 1 bulan sebelum tanam. Pisahkan tanah lapisan atas dan bawah. Setelah itu, tutup lubang tanam dengan tanah lapisan bawah terlebih dahulu.

Baca juga: Cara Menanam Pohon Pisang agar Panennya Bermutu

Menanam pisang Ambon

Penanaman pisang sebaiknya dilakukan awal musim hujan agar bibit yang baru ditanam tidak kekurangan air. Selain memperhatikan cuaca, perhatikan juga waktu penanaman.

Kegiatan penanaman sebaiknya dilakukan sore hari agar bibit mendapatkan udara sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Cara menanam pisang Ambon diawali dengan menggali lagi lubang tanam yang sudah dibuat.

Setelah itu, letakkan bibit ke dalam lubang tanam dan tutup kembali dengan tanah galian. Lakukan penyiraman dengan air secukupnya.

Pemberian pupuk

Sebelum penanaman, berikan pupuk kandang sebanyak 10 kg/lubang tanam dan biarkan selama 1 hingga 2 minggu. Setelah itu, berikan pupuk susulan yang terdiri atas; Urea 350 kg, SP-36 150 kg, dan KCl 150 kg per hektar setiap tahun.

Baca juga: Mudah, Cara Membuat Pupuk Cair dari Jantung Pisang

Pixabay/jkopkaPixabay/jkopka Pixabay/jkopka

Untuk tanaman baru, pemupukan dilakukan sebanyak 3 kali yakni ¼ bagian saat tanam serta sisanya dilakukan saat tanaman berumur 3 bulan dan 6 bulan. Sementara itu, tanaman yang sudah berumur 1 tahun atau lebih, pemupukan dilakukan 2 kali yakni di awal dan menjelang akhir musim hujan.

Aplikasi agensia hayati

Agensia hayati berguna untuk mengendalikan hama maupun patogen yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Aplikasi agensia hayati berperan sebagai upaya pencegahan sehingga tanaman tumbuh dengan sehat.

Pemangkasan daun

Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit, mencegah daun tua menutupi anakan, dan melindungi buah pisang dari goresan daun. Pemangkasan juga diperlukan untuk memusnahkan daun yang terserang hama maupun patogen penyebab penyakit tanaman.

Baca juga: Cara Mengendalikan Ulat Pisang dengan Pestisida Nabati Daun Sirsak

Penyiangan

Penyiangan merupakan kegiatan pengendalian gulma yang tumbuh di sekitar area budidaya. Kegiatan ini dilakukan dengan interval waktu 2 sampai 3 bulan.

Ilustrasi pisang, tanaman pisang, pohon pisang. FREEPIK/PVPRODUCTIONS Ilustrasi pisang, tanaman pisang, pohon pisang.

Penyiangan budidaya pisang sebaiknya dilakukan menggunakan herbisida dan tidak dianjurkan menggunakan cangkul atau kored untuk mencegah penularan penyakit melalui alat tersebut.

Penjarangan anakan

Penjarangan antara bertujuan untuk mengurangi jumlah anakan pohon pisang, mengatur jarak tanam, dan menjaga produktivitas tanaman. Penjarangan bisa dilakukan setiap 6 sampai 8 minggu.

Merawat tandan pisang

Perawatan tandan pisang dilakukan dengan membersihkan daun yang muncul di sekitar tandan. Selain itu, buah pisang Ambon juga sebaiknya dibungkus dengan kantong plastik warna biru.

Baca juga: Manfaat Memotong Jantung dan Membungkus Tandan Buah Pisang

Tujuannya untuk melindungi buah dari kerusakan akibat gesekan daun maupun serangan hama. Setelah dibungkus, tandai tandai yang masa pembuahannya sama. Tujuannya agar pemanenan dilakukan serempak.

Panen dan pasca panen

Jantung pisang sebaiknya dipotong setelah bunga terakhir mekar. Pemotongan dilakukan untuk meningkatkan produksi buah.

Pemanenan buah pada musim panas bisa dilakukan saat buah berumur 80 hari sejak jantung keluar. Sementara itu, pada bulan basah pemanenan bisa dilakukan saat buah berumur 120 hari.

Baca juga: Cara Menanam Pisang Cavendish untuk Panen yang Maksimal

Pemanenan dilakukan saat buah masih mentah. Setelah itu, potong tandan menyesuaikan sisiran dan simpan di tempat khusus untuk mematangkan buah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Kebutuhan Kelapa China 4 Miliar Butir, Halmahera Utara Siap Jadi Pemasok
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau