Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Pare, Buah Pahit yang Punya Banyak Manfaat

Kompas.com - 27/11/2022, 10:57 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Tanaman pare tidak banyak memerlukan penyinaran matahari sehingga dapat tumbuh ditempat yang agak teduh atau ternaungi.

Ilustrasi tanaman pare di dalam potPixabay/lequangutc89 Ilustrasi tanaman pare di dalam pot

2. Penanaman

Tanaman pare dikembangkan dengan menggunakan biji. Kebutuhan benih untuk luas lahan 100 meter persegi sebanyak 70 gram.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Menanam Kentang untuk Pemula

Sebelum ditanam benih diseleksi dengan memasukkan air ke dalam benih. Benih yang mengambang harus dibuang, sedangkan benih yang tenggelam dapat ditanam.

Benih bisa langsung ditanam di lahan atau disemai dahulu. Lahan yang akan ditanami pare dicangkul hingga gembur, lalu dibuat bedengan dengan lebar 1,5 meter, tinggi 25 cm dan panjang menyesuaikan lahan.

Tanah dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 1 kuintal untuk lahan 100 meter persegi. Jarak tanam 0,75 x 0,75 meter.

Lubang tanaman ditugal dengan kedalaman 3 sampai 5 cm. Benih dimasukkan ke dalam lubang tanaman sebanyak 2 sampai 3 biji pare.

Baca juga: Tips Menanam Cabai di Luar Musim agar Hasilnya Tetap Maksimal

Setelah itu, tutup dengan tanah. Selang empat sampai tujuh hari setelah tanam, biji pare dapat tumbuh.

3. Pemeliharaan

Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari. Namun, apabila curah hujan tinggi harus diperhatikan selokannya agar air tidak menggenang dilahan.

Setelah berumur dua minggu atau tinggi tanaman mencapai 50 cm, buat para-para setinggi 1,5 sampai 2 meter untuk merambatkan sulur-sulur tanaman.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau