Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Memilih Bibit Bawang Putih yang Berkualitas Tinggi

Kompas.com, 28 Januari 2023, 10:37 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebutuhan bawang putih dalam negeri, mayoritas masih dipenuhi dari negara lain. Hal ini disebabkan karena produksi bawang putih di Indonesia masih tertinggal jauh dari negara seperti Tiongkok, Amerika, dan Jepang.

Dalam budidaya bawang putih, terdapat banyak faktor yang menentukan keberhasilan budidaya, salah satunya penggunaan bibit bawang putih terbaik. Penanaman bibit yang tidak sesuai, dapat menyebabkan pertumbuhan kurang baik dan produksi umbi yang tidak maksimal.

Maka dari itu, pemilihan bibit bawang putih perlu memperhatikan beberapa hal. Dikutip dari Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian RI, Sabtu (28/1/2023), berikut tips memilih bibit bawang putih yang baik.

Baca juga: Tahapan Budidaya Bawang Putih Organik yang Ramah Lingkungan

Perhatikan sumber bibit

Cara perbanyakan bibit bawang putih dapat dilakukan secara generatif menggunakan biji, maupun secara vegetatif menggunakan umbi. Perbanyakan secara vegetatif menggunakan umbi lebih banyak dilakukan.

Ilustrasi bawang putih.UNSPLASH/ARTEM BELIAIKIN Ilustrasi bawang putih.

Hal ini karena kualitas bibit yang dihasilkan secara vegetatif seragam dan memiliki potensi hasil yang sama seperti induknya.

Varietas unggul

Bawang putih memiliki varietas yang bermacam-macam. Setiap varietas tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pilihlah varietas yang memiliki keunggulan paling banyak dari segi produktivitas, ketahanan penyakit, umur panen, dan permintaan pasar. Varietas bawang putih unggul diantaranya sembalun, lumbu hijau, lumbu kuning, lumbu putih, dan tawangmangu.

Baca juga: 5 Varietas Bawang Putih Lokal dan Karakteristiknya

Sertifikasi bibit

Pembuatan bibit bawang putih yang berkualitas, harus mengikuti Standar Operasional Produksi (SOP) yang berlaku. Lembaga yang mengeluarkan SOP dan melakukan sertifikasi yaitu Badan Penelitian dan Sertifikasi Benih (BPSB).

Semua proses pembuatan bibit bawang putih, dari mulai awal sampai akhir, diawasi oleh BPSB. Ketika semua proses sudah diawasi dan diuji oleh BPSB, bibit akan diberi sertifikasi berupa label. Jadi pastikan, bibit bawang putih yang anda tanaman merupakan benih yang bersertifikat.

Umur bibit

Umbi bawang putih perlu memasuki masa dormansi sebelum bisa digunakan sebagai bibit. Tanaman bawang putih setelah panen dijemur, sampai daunnya kering.

Baca juga: Tips Menanam Bawang Putih agar Keuntungannya Besar

Kemudian digantungkan pada rak bambu selama 3 hingga 4 bulan. Umur umbi yang masih terlalu muda kurang baik saat ditanam, karena dapat menyebabkan busuk umbi dan tunas gagal tumbuh.

Pengecekan mata tunas

Selain dari umur bibit, pengecekan mata tunas juga dapat dilakukan untuk mengetahui bibit tersebut siap ditanam atau tidak. Pengecekan mata tunas dapat dilakukan dengan memotong pucuk umbi bawang putih. Apabila terdapat mata tunas berwarna hijau, itu tandanya bibit siap ditanam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau