Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisa, Begini Cara Menanam Anggur di Daerah Panas

Kompas.com - 11/03/2023, 12:37 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggur merupakan tanaman buah-buahan yang berasal dari negara sub tropis seperti negara di benua Eropa dan Amerika. Pada negara sub tropis tersebut, memiliki iklim yang cukup sejuk, sehingga sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman anggur.

Namun, dengan teknik yang tepat, tanam anggur juga dapat tumbuh subur di daerah dengan iklim panas. Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki suhu harian yang cukup panas, terutama pada daerah dataran rendah, suhu harian berkisar di angka 25 hingga 35 derajat Celcius.

Budidaya anggur di daerah panas memerlukan perencanaan dan perawatan yang cermat agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Baca juga: Gampang, Ini Cara Membuat Buah Anggur Tanpa Biji

Terdapat beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat menanam anggur di daerah panas, seperti pemilihan varietas yang tepat, pengaturan sistem irigasi yang efisien, dan penanganan hama dan penyakit dengan tepat.

Ilustrasi tanaman anggur.SHUTTERSTOCK/TAKE PHOTO Ilustrasi tanaman anggur.

Selain itu, perhatikan juga waktu tanam yang tepat, pemupukan yang cukup, dan pemangkasan yang tepat agar tanaman anggur dapat tumbuh sehat dan produktif. Dilansir dari Repositori Kementerian Pertanian, Sabtu (11/3/2023), berikut cara menanam anggur di daerah panas dengan mudah.

1. Persiapan lahan

Tahap awal yang harus dilakukan yaitu mempersiapkan lahan. Bersihkan lahan dari semak belukar, rumput liar, ranting kayu dan bebatuan.

Cangkul lahan sampai gembur. Buatlah lubang tanam sedalam 30 sampai 50 cm dan masukan pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Biarkan selama 7 hingga 10 hari sebelum dilakukan penanaman.

Baca juga: Cara Menanam Anggur di Pot, Mudah dan Praktis

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau