Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Bibit Daun Bawang di Polybag yang Benar agar Cepat Tumbuh

Kompas.com - 31/05/2023, 14:44 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Persiapan media tanam

Jenis media tanam yang cocok digunakan untuk menanam bibit daun bawang yaitu campuran tanah, arang kema, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1 atau campuran tanah dengan pupuk kandang perbandingan 2:1.

Setelah itu, media tanam diisi dalam polybag atau pot. Pastikan polybag atau pot sudah diberi lubang agar drainase tetap lancar.

Penanaman

Ilustrasi menanam daun bawang di pot.SHUTTERSTOCK/STUDIO_LOONA Ilustrasi menanam daun bawang di pot.

Cara menanam bibit daun bawang diawali dengan membuat lubang tanam pada media tanam. Kemudian, letakkan bibit pada lubang tanam tersebut lalu timbun kembali dengan media tanam.

Baca juga: Mengapa Daun Bawang Merah Menguning? Penyebab dan Solusinya

Usahakan bibit tumbuh tegak. Lalu, lakukan penyiraman agar media tanam lembap. Setelah itu, letakkan bibit di area yang mendapatkan sinar matahari penuh.

Pemeliharaan tanaman

Agar daun bawang tumbuh dengan baik, lakukan penyiraman dan pemupukan dengan rutin. Penyiraman dilakukan 2 sampai 3 hari sekali tergantung kondisi cuaca.

Penyiraman yang terlalu basah sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan akar tanaman busuk. Sementara itu, pemupukan dilakukan secara berkala pada minggu ke-4 dan ke-8.

Cara pemupukan cukup dengan menaburkan pupuk kandang sebanyak 1 kepal tangan di sekitar pangkal batang.

Baca juga: Penyakit Busuk Daun Bawang Merah: Penyebab, Gejala, dan Solusinya

Panen

Daun bawang bisa dipanen setelah berumur 2,5 bulan setelah bibit ditanam. Pemanenan sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari untuk menjaga kualitas daun bawang yang dipanen.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau