Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Panen dan Pasca-panen Kedelai agar Mutunya Terjaga

Kompas.com - 24/07/2023, 15:52 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

 

1. Pengeringan brangkasan

Brangkasan kedelai yang sudah dipanen, diangkat ke tempat pengeringan. Kegiatan pengeringan ini dilakukan untuk mengurangi kadar air pada biji, sehingga aman untuk disimpan.

Cara pengeringan brangkasan bisa dilakukan dengan menjemur di bawah sinar matahari langsung. Selain itu, pengeringan brangkasan juga bisa dengan menggunakan alat pengering.

Ilustrasi Kacang KedelaiDok. Pixabay / User1737576 Ilustrasi Kacang Kedelai

2. Perontokan biji

Kegiatan pasca-panen kedelai berikutnya yaitu perontokan biji. Kegiatan ini dilakukan dengan cara tradisional atau mesin perontok.

Baca juga: Cara Menanam Kedelai Hitam yang Benar agar Panennya Melimpah

Cara perontokan biji kedelai tradisional bisa dengan memukul tumpukan brangkasan menggunakan kayu atau pelepah kelapa.

3. Pengeringan biji kedelai

Setelah rontok, biji kedelai perlu dikeringkan untuk mengurangi kadar airnya mencapai batas tertentu. Pengeringan biji bisa dilakukan di bawah sinar matahari langsung maupun mesin pengering.

4. Pengemasan dan penyimpanan

Biji kedelai kering bisa dikemas dalam karung goni, kantong plastik, kaleng atau karung plastik. Sementara itu, penyimpanan kedelai harus dilakukan di dalam ruangan yang suhunya 18 sampai 20 derajat Celcius dan kelembapan sekitar 55 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Dari Kebun ke Pasar Dunia: Kelapa Indonesia di Tengah Gelombang Harga

Dari Kebun ke Pasar Dunia: Kelapa Indonesia di Tengah Gelombang Harga

Varietas Tanaman
Membawa Gambir ke Pasar Global

Membawa Gambir ke Pasar Global

Varietas Tanaman
Randu: Serat Emas Putih yang Terlupakan

Randu: Serat Emas Putih yang Terlupakan

Varietas Tanaman
Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia

Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia

Varietas Tanaman
Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau