Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Pengeringan Biji Kopi dengan Benar agar Mutunya Terjaga

Kompas.com - 29/07/2023, 17:43 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu tahapan pasca-panen kopi yang penting untuk dilakukan yaitu pengeringan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam biji kopi.

Tahapan pengeringan biji kopi harus dilakukan dengan benar, karena akan mempengaruhi kualitas kopi yang dihasilkan. Lantas, bagaimana cara mengeringkan biji kopi yang benar? Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (29/7/2023), simak penjelasannya berikut ini.

Cara pengeringan biji kopi

Pengeringan biji kopi dapat dilakukan pada suhu 45 hingga 50 derajat Celcius hingga kadar air dalam biji maksimal 12,5 persen. Suhu pengeringan tidak boleh terlalu tinggi karena bisa merusak rasa, terutama pada jenis kopi arabika.

Baca juga: 7 Tahapan Pengolahan Biji Kopi Menjadi Kopi Bubuk Siap Seduh

Pengeringan diawal dengan suhu agak tinggi yakni sekitar 90 derajat Celcius dalam waktu kurang lebih 20 hingga 24 jam. Pengeringan biji kopi juga bisa dilakukan dua tahap yakni pengeringan awal dengan menjemur biji kopi sampai kadar airnya 20 persen.

Ilustrasi biji kopi robusta.SHUTTERSTOCK/STOCKCREATIONS Ilustrasi biji kopi robusta.

Tahap berikutnya yaitu pengeringan mekanis hingga kadar airnya mencapai 12,5 persen. Proses pengeringan bisa dilakukan dengan menjemur biji kpi di bawah sinar matahari, mekanis, atau kombinasi keduanya.

Apabila cuaca fasilitas memenuhi syarat, pengeringan bisa dilakukan di bawah sinar matahari langsung. Namun pada beberapa kondisi, cara pengeringan ini tidak bisa dilakukan.

Maka dari itu, proses pengeringan bisa dilakukan dua tahap yakni penjemuran untuk menurunkan kadar air hingga 20 sampai 25 persen, lalu dilanjutkan dengan pengeringan mekanis.

Baca juga: 7 Tahap Pasca-panen Kopi agar Kualitasnya Terjaga

Proses pengeringan mekanis bisa dilakukan secara berkelompok karena memerlukan alat mekanis yang relatif rumit, proses investasi yang cukup besar, dan tenaga pelaksana yang ahli.

Pengeringan dengan cara kombinasi dipercaya bisa memperbaiki mutu kopi yang dihasilkan sekaligus menekan biaya produksi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau