Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal, Bisa di Lahan Terbatas

Kompas.com - 26/02/2024, 17:05 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan. Budidaya ikan lele cocok dilakukan oleh pemula karena benih lele mudah didapat dan perawatannya pun mudah.

Anda bisa melakukan budidaya ikan lele di kolam terpal. Nah, bagaimana caranya?

Dikutip dari laman Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Senin (26/2/2024), berikut cara budidaya ikan lele di kolam terpal.

Baca juga: Manfaat Kepala Ikan untuk Tanaman Jagung dan Cara Menggunakannya

Kolam terpal untuk beternak lele di lahan belakang rumah yang sempit di Citraland, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu (4/11/2023).KOMPAS.com/HERU DAHNUR Kolam terpal untuk beternak lele di lahan belakang rumah yang sempit di Citraland, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu (4/11/2023).

1. Persiapkan kolam terpal

Membuat kolam ikan lele bisa dengan menggunakan terpal atau semen, dengan ukuran yang disesuaikan yaitu sedang atau besar.

Anda juga boleh menggunakan kolam tanah, asalkan tanah tersebut sudah tidak mengandung mikroorganisme asing yang nantinya dapat membahayakan bibit ikan lele.

Kemudian perhatikan juga bahwa permukaan kolam ikan lele harus lebih dalam agar matahari tidak tembus yang bisa membuat ikan kepanasan, bahkan mati.

Suhu air yang disarankan untuk kolam lele adalah 20 hingga 28 derajat celcius. Pun jangan lupa beri garam krosok untuk menyeimbangkan pH air serta mencegah munculnya jamur.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk dari Ikan Asin, Mudah dan Murah

Setelah garam krosok, lanjut berikan molasses awal yang berfungsi menghambat pertumbuhan alga hijau biru (blue green algae) yang bisa meracuni ikan, sambil ditambahkan suplemen ikan.

2. Pilih bibit unggul

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau