Penulis
Ilustrasi budidaya ikan gurami di kolam beton. Kolam beton pun mencegah predator dan kompetitor alami untuk bersarang di dalam kolam secara permanen.
Baca juga: Cegah Stunting, BTN dan Relawan BUMN Ajarkan Budidaya Ikan Lele di NTT
Meski demikian, kolam beton juga punya kelemahan. Keadaan tidak alami ini membuat Anda harus rajin mengontrol pH dan suhu air dalam kolam.
Meskipun pada kasus tertentu, kolam beton sudah bisa mengatur sendiri pH dan suhunya secara alami.
Pertumbuhan plankton dan hewan renik pada kolam beton juga tidak bisa mencapai angka optimal. Hal ini karena media yang digunakan pun tidak alami.
Walaupun perawatannya murah, pembuatan kolam beton relatif lebih mahal. Selain itu, ikan yang dibudidayakan dalam kolam beton relatif lebih lambat daripada kolam tanah.
Baca juga: Manfaat Air Kolam Lele untuk Tanaman dan Cara Menggunakannya
Tidak hanya itu, tingkat stres pada ikan di kolam beton pun lebih tinggi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang