Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Wortel di Dataran Rendah dari Benih Berkualitas

Kompas.com - 30/08/2022, 10:54 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

Kemudian, taburkan tanah tipis-tipis untuk menutup benih wortel. Terakhir, pasang mulsa untuk menutup bedengan.

Pemasangan bertujuan untuk menjaga kelembapan, mengurangi pengubapan, dan mencegah benih hilang terbawa angin atau air. Mulsa kemudian, dibuka saat tanaman berumur 7-15 hari setelah tanam (HST).

3. Pemupukan

Jenis pupuk yang diberikan dalam budi daya wortel cukup beragam, mulai dari pupuk kandang, urea, dolomit, SP-36, KCL, dan NPK 16:16:16. Adapun dosis pupuk yang diberikan, seperti berikut:

  • Pupuk kandang dosis 15 ton/ha.
  • Dolomit dosis 2-4 ton/ha.
  • SP36 dosis 50-100 kg/ha.
  • Urea dosis 50-100 kg/ha.
  • KCl dosis 15-30 kg/ha.
  • NPK 16:16:16 dosis 200 kg/ha.

Baca juga: Tips Aplikasi Pupuk NPK Pelangi yang Benar

Ilustrasi, tanaman wortelUnsplash/Jonathan Kemper Ilustrasi, tanaman wortel

Pupuk kandang, dolomit, dan SP36 bisa diberikan saat berumur 7-10 hari sebelum tanam. Sedangkan, pupuk lainnya diberikan dua tahap.

Tahap pertama pada umur 30 dan 50 HST, kecuali KCl yang diberikan pada tanaman berumur 50 HST. Cara pemupukan dilakukan dengan membuat larikan tangkal untuk tempat meletakan pupuk.

Kemudian, tutup larikan tersebut agar pupuk tidak tercuci air dan tidak menguap saat sinar matahari sedang terik.

4. Pemeliharaan

Pemeliharaan wortel yang perlu dilakukan yaitu penyiraman, penjarangan, dan pembumbunan. Penyiraman harus dilakukan terlebih daat tanaman masih muda dan jarang turun hujan.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Tanaman Pakai Garam Dapur

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau