Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menguntungkan, Ini Cara Menanam Pepaya California yang Benar

Kompas.com - 11/09/2022, 20:00 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

 

Cara menanam pepaya california

Buat lubang tanam di atas bedengan dengan ukruan 30 x 30 x 30 xm dengan jarak antarlubang kurang-lebih 2,5 sampai tiga meter. Taburkan kapur dolomit pada lubang tanam apabila pH-nya di bawah 6.

Biarkan lubang tanam terbuka selama dua minggu. Siapkan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Campuran tanah dan pupuk kandang diperlukan untuk menimbun bibit dan sebagai pupuk dasar.

Setelah itu, bibit pepaya yang sehat diletakan di dalam lubang tanam. Tutup lubang tanam menggunakan campuran tanah dan pupuk kandang. 

Padatkan agar bibit tumbuh dengan kokoh. Setelah itu, siram dengan air secukupnya. Sebaiknya, penanaman dilakukan sore hari agar bibit tanaman lebih mudah beradaptasi.

Baca juga: Tidak Sulit, Begini Cara Menanam Pepaya dari Bijinya

Ilustrasi tanaman pepaya di dalam pot, menanam pepaya di pot. SHUTTERSTOCK/AIMPOL BURANET Ilustrasi tanaman pepaya di dalam pot, menanam pepaya di pot.

Pemupukan susulan

Agar pepaya tumbuh baik, maka perlu diberi pupuk susulan. Aplikasi pupuk ini bisa dilakukan tiga bulan sekali.

Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang dan pupuk NPK. Caranya, menaburkan pupuk secara merata di sekitar tanaman dengan jarak sekitar 50 cm dari pangkal batang. Pemupukan bisa dilakukan setelah penyiangan selesai.

Baca juga: Cara Memupuk Pohon Pepaya California agar Subur dan Berbuah Lebat

Pemeliharaan tanaman

Perawatan tanaman yang penting dilakukan yaitu penyiangan, penyiraman, pembumbunan. Penyiangan bisa dilakukan secara manual dengan mencabut atau membabat gulma yang tumbuh di sekitar pohon pepaya.

Penyiraman tanaman pepaya diperlukan untuk menjaga kondisi pertanaman tidak kering. Penyiraman bisa dilakukan menggunakan sistem genangan atau sprinkler.

Sementara itu, pembumbunan merupakan penimbunan area perakaran tanaman agar tidak muncul ke permukaan tanaman. Pemeliharaan ini berguna memperkuat batang agar tidak mudah roboh.

Baca juga: Cara Budidaya Tanaman Semangka agar Panennya Melimpah

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau