Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Tanam Kangkung, Sayuran Daun yang Cepat Panen

Kompas.com - 27/11/2022, 11:16 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

  • Bersihkan semua rumput liar dan benda lainnya yang mengganggu.
  • Gemburkan tanah menggunakan cangkul.
  • Buat bedengan dengan lebar 100 sampai 120 cm dan panjang menyesuaikan kondisi lahan.
  • Jarak antar bedengan 40 sampai 50 cm.
  • Berikan pupuk dasar sebanyak 15 hingga 20 ton/ha.

3. Penanaman

Cara tanam kangkung ternyata ada dua metode. Cara pertama yaitu dengan menyebar benih pada bedengan.

Baca juga: Budidaya Kangkung Darat Organik, Bisa Panen Setelah 28 Hari

Sedangkan cara yang kedua yaitu dengan membuat lubang tanam. Cara pertama memiliki kekurangan karena banyak benih yang terbuang dan jarak terlalu rapat. Anda bisa mengikuti cara tanam kangkung berikut ini agar efektif dan efisien.

  • Buatlah lubang tanam menggunakan kayu.
  • Jarak tanam antar lubang 5 sampai 10 cm.
  • Masukan 2 hingga 3 biji ke dalam lubang.
  • Tutuplah lubang menggunakan tanah.
  • Lakukan perawatan secara rutin.

Ilustrasi kangkung, ilustrasi hidroponik.SHUTTERSTOCK / Muriha Ilustrasi kangkung, ilustrasi hidroponik.

4. Perawatan

Agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman maksimal. Perawatan yang perlu dilakukan pada tanaman kangkung meliputi; penyiraman, pemupukan, pembersihan gulma, dan pengendalian hama serta penyakit.

Baca juga: Cara Menanam Kangkung Hidroponik Sistem Rakit Apung

5. Panen

Kangkung merupakan sayuran yang cepat panen. Dari awal tanam benih sampai siap dipanen, hanya memerlukan waktu 35-40 hari saja.

Terdapat dua cara panen kangkung, yang pertama langsung dicabut dari akarnya dan yang kedua dipotong pada pangkal batangnya. Cara panen yang kedua membuat kangkung akan terus tumbuh dan dapat dipanen berkali-kali.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau