Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Pupuk dan Pestisida Alami dari Buah Maja

Kompas.com - 28/11/2022, 15:43 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Ilustrasi tanaman maja, buah maja.PIXABAY/BISHNU SARANGI Ilustrasi tanaman maja, buah maja.

Belah buah maja menjadi dua dan ambil daging buahnya. Masukkan ke dalam ember sambil diremas-remas.

Masukkan umbi gadung yang sudah dihaluskan, kemudian masukkan juga air ke dalam ember dan diaduk agar bercampur merata. Jangan lupa tambahkan sabun colek.

Setelah tercampur tutup ember dengan rapat jika tidak ada tutupnya bisa menggunakan plastik dan diikat erat. Diamkan selama 12 jam untuk fermentasi, kemudian siap digunakan.

Cara menggunakan pestisida alami dari buah maja

Saring bahan tersebut di atas dengan kain kasa agar tinggal airnya saja.

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Nabati dari Bawang Putih, Mudah dan Murah

Untuk 1 tangki srayer kapasitas 14 liter cukup memakai 1 hingga 2 gelas bekas air minum dalam kemasan. Semprotkan pada tanaman yang dibudidayakan (biasanya untuk tanaman sayuran atau tanaman buah semusim).

Khasiat buah maja untuk pestisida alami

Pestisida alami dari buah maja bisa mengendalikan hama jenis kutu-kutuan maupun jenis aphids dan ulat. Aplikasi atau penyemprotan pada tanaman dapat dilakukan pada tanaman yang sudah terserang hama maupun yang belum terserang untuk pencegahan.

Dengan penggunaan pestisida alami dari buah maja, tanaman akan sehat serta tidak mengandung residu pestisida kimia yang bisa membahayakan kesehatan.

Cara membuat pupuk organik dari buah maja

Selain sebagai pestisida alami, buah maja juga dapat digunakan sebagai pupuk organik. Berikut cara membuatnya.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik dari Terasi

Bahan dan alat yang dibutuhkan

  • 2 buah maja yang sudah matang

Halaman Berikutnya
Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau